nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ya Ampun! Hanya karena Es, Seorang Pria Siksa Pacarnya hingga Bayi di Kandungannya Meninggal

Putri Ainur Islam, Jurnalis · Selasa 17 Oktober 2017 01:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 17 18 1796730 ya-ampun-hanya-karena-es-seorang-pria-siksa-pacarnya-hingga-bayi-di-kandungannya-meninggal-jBdiT53d6u.jpg Foto: Dokumen Okezone

GLASGOW - Seorang remaja bernama Jack Butterworth terbukti menyebabkan kematian seorang bayi yang baru berusia lima hari. Butterworth menyerang kekasihnya yang sedang hamil, Katie Strawhorn (20). Akibat serangan tersebut, Strawhorn menderita "abrupsio plasenta" yang menyebabkan anak tersebut lahir dengan operasi caesar darurat. Namun sayang, bayi yang diberi nama Lucas itu meninggal lima hari kemudian.

Lucas meninggal di rumah sakit pada November 2016. Jack Butterworth yang merupakan remaja berusia 18 tahun berasal dari Kilmarnock, East Ayrshire, membantah melakukan serangan tersebut. Butterworth pun dituduh melakukan pembunuhan atas anaknya. Namun, remaja tersebut mengelak bahwa ia memukul Strawhorn dan mengatakan bahwa dia terjatuh di jalan.

Namun berbeda dengan klaim Strawhorn. Ia mengaku bahwa Butterworth telah meninjunya dengan kekuatan penuh pada bagian perutnya. Meski Butterworth mengaku tidak melakukan penyerangan, persidangan masih mendengarkan keterangan pihak Strawhorn. Strawhorn menceritakan kepada juri bahwa dia tetap jatuh cinta dengan Butterworth meski ia berbuat jahat.

Dilansir dari BBC, Selasa (17/10/2017), dalam Pengadilan Tinggi di Glasgow, Butterworth akhirnya mengakui tuduhan penyerangan tersebut. Hubungan mereka berdua awalnya baik-baik saja hingga suatu hari Butterworth menolak membawakan es untuk Strawhorn. Pada saat itu, Strawhorn tengah mengandung 36 minggu.

Saat itu Strawhorn diketahui langsung meninggalkan apartemen mereka. Namun hal tersebut dilakukan karena diketahui Strawhorn mendapatkan penyerangan dari Butterworth. Setelah dibebaskan dari pembunuhan tersebut, pengacara dari Butterworth mengatakan bahwa remaja tersebut menyesal dengan apa yang ia lakukan.

"Dia hancur karena kematian Lucas Strawhorn sangat terpengaruh oleh kesengsaraan yang terjadi pada waktu itu. Kenangan Lucas akan tetap bersamanya sepanjang sisa hidupnya," tukas pengacara Butterworth.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini