Kebakaran Hutan di Portugal dan Spanyol, Korban Tewas Bertambah Jadi 39 Orang

Djanti Virantika, Okezone · Selasa 17 Oktober 2017 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 17 18 1796837 kebakaran-hutan-di-portugal-dan-spanyol-korban-tewas-bertambah-jadi-39-orang-lRed8wdpSi.jpg Kebakaran hutan di Portugal dan Spanyol. (Foto: Daily Mail)

LISBON – Kebakaran melanda dua negara bertetangga di Semenanjung Iberia, yakni Portugal dan Spanyol. Besarnya api membuat korban terus bertambah.

Sebagaimana diberitakan Daily Mail, Selasa (17/10/2017), pejabat di kedua negara mengatakan bahwa jumlah korban jiwa telah bertambah menjadi 39 orang. Hal ini disampaikan pada Senin 16 Oktober 2017 waktu setempat.

Otoritas berwenang di Portugal mengonfirmasi 36 warganya tewas. Sementara tiga orang lainnya tewas di Galicia, Spanyol.

Kebakaran ini juga telah membuat 63 orang lainnya cedera. Menurut juru bicara Otoritas Perlindungan Sipil Nasional Portugal (ANPC), Patricia Gaspar, 16 korban luka kini dalam kondisi serius. Di antara mereka yang terluka parah adalah petugas pemadam kebakaran.

BACA JUGA: 9 Orang Tewas Akibat Kebakaran Hutan di Portugal dan Spanyol

Pihak berwenang di kedua negara juga masih mencari beberapa warga yang dilaporkan hilang. Hingga kini, api masih terdeteksi di 150 titik.

Lebih dari 4.000 petugas pemadam kebakaran saat ini tengah berusaha memadamkan kebakaran yang melanda hutan di Portugal dan Spanyol. Petugas masih kesulitan memadamkan kobaran api karena kuatnya embusan angin. Hal ini sebagai dampak dari badai yang tengah menerjang wilayah Eropa.

Perdana Menteri Portugal, Antonio Costa, telah mengumumkan keadaan darurat pada Senin. Ia menggambarkan bahwa kebakaran tersebut sangat menghancurkan.

Selain mengumumkan keadaan darurat, Costa juga menyatakan akan menerjunkan semua sarana yang diperlukan agar dapat memadamkan api. Menurutnya, tahun ini menjadi dramatis karena kebakaran tersebut. Ia pun berjanji akan mencegah kebakaran skala besar di masa depan.

Pemerintah Portugal sendiri telah menyatakan hari berkabung nasional selama tiga hari di wilayahnya. Hari berkabung tersebut dimulai pada Selasa (17/10/2017) waktu setempat.

Kebakaran hutan diketahui mulai terjadi di utara Portugal pada akhir pekan kemarin. Karena kencangnya embusan angin, api pun menyebar ke wilayah Galicia yang terletak di sebelah barat laut Spanyol.

Akibat kebakaran ini, banyak jalan dan sekolah telah ditutup. Beberapa bangunan sekolah digunakan sebagai tempat penampungan bagi pengungsi.

Lebih dari 600 anggota Angkatan Bersenjata Spanyol, termasuk anggota Kelompok Angkatan Udara, telah dikerahkan untuk membantu memadamkan api. Sama seperti Portugal, Pemerintah Spanyol juga mengumumkan hari berkabung pada Senin. Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, meminta warga untuk mengheningkan cipta pada Senin guna mengenang ketiga korban tewas di Galicia.

"Pemerintah Spanyol bersama Galicia, orang-orangnya, dan dengan Xunta. Bersama-sama kita akan mengalahkan api," tulis Rajoy di akun Twitter milikinya.

Menurut pihak berwenang di Spanyol, beberapa kebakaran mungkin terjadi karena kesengajaan. Namun, kondisinya diperparah karena cuaca belakangan ini, termasuk kelembaban rendah dan suhu yang sangat tinggi.

Saat ini, Portugal mengalami musim kering yang paling parah sejak 87 tahun terakhir. Menurut pihak Institut Laut dan Atmosfer Portugal (IPMA), keadaan ini membuat api dengan mudah menyebar. Hujan sendiri diperkirakan baru akan turun dalam beberapa hari mendatang. (DJI)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini