nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bahas Ancaman Korut, Diplomat AS, Korsel dan Jepang Adakan Pertemuan

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Rabu 18 Oktober 2017 13:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 18 18 1797744 bahas-ancaman-korut-diplomat-as-korsel-dan-jepang-adakan-pertemuan-VHjgA9I4nE.jpg Ilustrasi bendera AS, Korsel dan Jepang. (Foto: Yonhap News)

SEOUL - Diplomat dari Amerika Serikat (AS), Korea Selatan (Korsel), dan Jepang bertemu di Seoul. Mereka membahas tanggapan kebijakan terhadap upaya percepatan Korsel untuk memperluas program senjata nuklirnya.

Sebelum terbang ke Seoul untuk melakukan pembicaraan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Korsel Lim Sung-nam, Wakil Menteri Luar Negeri AS John Sullivan dan Deputi Menteri Luar Negeri Jepang Shinsuke Sugiyama bertemu di Tokyo. Keduanya berjanji untuk menemukan lebih banyak cara guna menerapkan tekanan pada Korea Utara (Korut).

Diskusi wakil menteri akan diikuti oleh sebuah pertemuan antara utusan tertinggi negara tersebut untuk perundingan pelucutan senjata nuklir Korut yang terhenti, di mana juga melibatkan China dan Rusia. Pertemuan enam partai tersebut terakhir diadakan pada akhir 2008 dan Korut melakukan uji coba nuklir keduanya pada bulan Mei 2009 seperti dikutip dari AP, Rabu (18/10/2017).

Perundingan Seoul dilakukan saat AS dan Korsel menggelar latihan angkatan laut bersama yang melibatkan jet tempur, kapal selam dan kapal angkatan laut lainnya, termasuk kapal induk USS Ronald Reagan, untuk melatih provokasi Korut yang potensial. Dua negara sekutu itu secara teratur melakukan latihan gabungan yang dikecam Pyongyang sebagai latihan invasi.

(Baca juga: Kompak! Kepala Angkatan Darat Korsel, AS, dan Jepang Bahas Serangan Korut)

Setelah pertemuannya dengan Sugiyama di Tokyo, Sullivan mengatakan bahwa fokus di Departemen Luar Negeri masih dalam diplomasi untuk memecahkan masalah dan akhirnya melumpuhkan Semenanjung Korea.

"Kita harus, bagaimanapun, dengan sekutu kita di Jepang dan Korea Selatan dan tempat lain, bersiap untuk yang terburuk jika diplomasi gagal," katanya, menambahkan bahwa AS harus siap untuk membela diri dan sekutu-sekutunya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, Noh Kyu-duk mengatakan, menjelang pertemuan Seoul bahwa ketiga negara sekutu itu berkomitmen untuk mengatur situasi dengan baik dan mengejar semua jalan yang ada untuk denuklirisasi Korut, termasuk upaya untuk membawa Pyongyang kembali ke meja perundingan.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini