Bawa 1 Kg Sabu dalam Bungkus Permen, Sindikat Bandar Narkoba Antar-Provinsi Diamankan

Arsan Mailanto, Okezone · Rabu 18 Oktober 2017 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 18 340 1797971 bawa-1-kg-sabu-dalam-bungkus-permen-sindikat-bandar-narkoba-antar-provinsi-diamankan-aNl4p9VUp7.jpg Foto: Arsan Mailanto/Okezone

PANGKALPINANG - Tim gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bangka Belitung (Babel), bersama Bea Cukai Bangka Belitung, berhasil meringkus AF (43) warga Kelurahan Pasir Garam, Kota Pangkalpinang. Pelaku bandar narkotika jenis sabu-sabu antar provinsi diringkus di Pelabuhan Muntok, Bangka Barat.

Petugas langsung menggeledah barang bawaan pelaku dan berhasil menemukan barang bukti sabu-sabu seberat 926,86 gram yang dikemas dalam kantong permen warna hijau.

Penangkapan pelaku tersebut berdasarkan informasi yang di perolah petugas dari masyarakat. Jika ada bandar narkotika yang akan membawa sabu-sabu melalui pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Kepala BNNP Bangka Belitung, Brigjen (Pol) Nanang Hadiyanto, saat menggelar jumpa pers di kantor BNNP, Rabu 18 Oktober 2017, mengatakan, barang haram hampir satu kilogram tersebut diperoleh pelaku dari Medan dan dibawa ke Palembang melalui jalur darat.

Barang tersebut kemudian di bawa ke Bangka Belitung melalui Pelabuan Api-api Palembang menggunakan kapal fery menuju Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Bangka Barat.

"Pelaku ini (AF) kita amankan saat keluar dari pelabuhan menuju bus dan setelah digeledah ditemukan narkotika jenis sabu-sabu seberat 926,86 gram yang terbungkus dalam kantong permen dan disimpan di kantong permen warna hijau," terangnya kepada wartawan saat menggelar jumpa pers di kantor BNNP, Kota Pangkalpinang, Rabu (18/10/2017).

Berbekal keterangan dari pelaku AF, petugas langsung memburu pelaku berinisial AC (29) warga kota Pangkalpinang yang merupakan pemilik barang haram tersebut. Tak butuh waktu lama, AC pun berhasil ditangkap di bandara Depati Amir Pangkalpinang, saat menunggu AF mengantarkan sabu-sabu kepadanya.

"Tim kita di Pangkalpinang langsung bergerak begitu dapat informasi dari tersangka AF, bahwa sabu-sabu ini akan diserahkan kepada AC yang saat itu sedang menunggu di bandara Depati Amir Pangkalpinang," terang Nanang.

Sementara itu dari hasil tes urine yang di lakukan terhadap kedua pelaku. Keduanya dinyatakan negatif dari zat berbahaya narkotika jenis sabu-sabu.

Selain barang bukti sabu-sabu, petugas turut mengamankan beberapa barang bukti lainnya seperti HP, uang tunai, kartu kredit, dan tas warna hitam.

Pelaku diancam dengan hukuman mati, karena melanggar pasal 114 ayat (2) subsider pasal 132 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU RI NO. 35 TAHUN 2009 tentang narkotika.

Tak hanya itu, selain mengamankan dua pelaku tersebut. BNNP Babel juga berhasil meringkus bandar narkotika lainnya yang berinisial H (41) warga Kelurahan Melintang, Kota Pangkalpinang.

Pelaku di tangkap di jalan Fatmawati, Pangkalpinang saat akan bertransaksi narkoba jenis sabu-sabu. Dari tangannya berhasil ditemukan 51,02 gram sabu-sabu yang siap edar.

Kini ketiga pelaku kejahatan narkotika tersebut, masih mendekam di sel tahanan BNNP Bangka Belitung. Petugas juga masih terus melakukan pengembangan terkiat kasus ini.

"Jadi kami imbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap peredaran gelap narkoba di lingkungan masing-masing, dan segera melapor jika mengetahui gerak-gerik mencurigakan terkait penyalahgunaan obat-obatan terlarang narkotika," imbuh Nanang.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini