Image

Jakarta Masuk Daftar Kota Paling Tak Aman di Dunia, Anies-Sandi Diminta Tekan Angka Kriminalitas

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 19 Oktober 2017, 06:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 19 338 1798214 jakarta-masuk-daftar-kota-paling-tak-aman-di-dunia-anies-sandi-diminta-tekan-angka-kriminalitas-kyeIh7Hw9T.jpg Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Foto Antara/Galih Pradipta

JAKARTA – The Economist Intelligence Unit (EIU) merilis laporan Safest Cities Index, yang memuat 60 kota paling tidak aman di dunia berdasarkan tingkat infrastruktur, digital, kriminalitas, keamanan di jalan raya, hingga kualitas layanan kesehatan.

Pada laporan itu Jakarta masuk 10 besar kota tidak aman, berada di urutan ke-4, di atas Ho Chi Minh City dan Manila.

Direktur Eksekutif Pusat Lembaga Kajian Kepolisian (Lemkapi), Edi Hasibuan meminta kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta yang baru Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno untuk bisa menekan angka kejahatan yang terjadi di Ibu Kota.

Baca Juga: Tegas! 6 Pembangunan di Jakarta Terlambat, Gubernur Anies "Semprot" Kepala Proyek

Menurutnya, Jakarta merupakan representasi dari Indonesia, apabila dipandang sebagai kota yang tak aman, maka berdampak ke seluruh Nusantara. Oleh sebab itu, Edi mengimbau untuk melakukan kordinasi dengan pihak kepolisian guna menekan angka kriminalitas yang tinggi.

"Jakarta harus aman. Kalau tidak aman dunia akan nenilai Indonesia tidak aman," kata Edi kepada Okezone, kemarin

Baca Juga: Sandiaga Sebut Proyek Underpass Mampang-Kuningan Selesai 2018

Tak hanya ciptakan keamanan, Edi mengimbau kepada pasangan periode 2017-2022 itu untuk bisa memecahkan masalah kemacetan yang membuat masyarakat selalu resah setiap harinya.

Edi berharap dalam momentum pemimpin baru di Ibu Kota ini, pasangan tersebut mampu memecahkan masalah kemacetan yang selama ini belum ada Gubernur yang mampu mengatasinya.

"Sejauh ini belum ada satupun gubernur yang bisa mewujudkan Jakarta yang lancar lalu lintasnya. Perlu penataaan yang lebih baik," tutup Edi.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini