Image

Mantap! Granprix, Doktor Termuda Indonesia Jalani Prosesi Wisuda

Susi Fatimah, Jurnalis · Jum'at 20 Oktober 2017, 11:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 20 65 1799151 mantap-granprix-doktor-termuda-indonesia-jalani-prosesi-wisuda-77BLiSOW2f.jpg Foto: Dok ITB

JAKARTA - Masih ingat dengan Granprix Thomryes Marth Kadha? Dia adalah mahasiswa Program Studi Doktor Kimia, Institut Teknologi Bandung (ITB) yang berhasil meraih gelar doktor di usia yang masih sangat muda, 24 tahun. Bahkan atas capaianya, pria asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu berhasil memecahkan rekor MURI.

Hari ini, Grandprix menjalani prosesi wisuda bersama rekan-rekan lainnya. Ia berkesempatan menyampaikan kata perpisahan mewakili rekan-rekan wisudawan Doktor, Magister dan Program Profesi Insinyur. Wisudawan sebagai Doktor termuda di Indonesia itu meyakini bahwa setiap orang memiliki pengalaman yang unik dan mengesankan selama menjalani studi pascasarjana.

Dalam siaran pers yang diterima Okezone, upacara wisuda pertama ITB tahun akademik 2017/2018 diselenggarakan sejak Kamis 19 Oktober 2017 hingga 21 Oktober 2017. Wisuda kali ini diikuti oleh total wisudawan Program Sarjana sebanyak 1.477 orang, wisudawan Program Magister sebanyak 979 orang, wisudawan Program Doktor sebanyak 51 orang, dan wisudawan Program Profesi Insinyur sebanyak 3 orang.

Wisudawan termuda dengan usia 19 tahun 10 bulan 1 hari diraih oleh Gutani Tsalitsah Dahnil dari Program Sarjana Teknik Perminyakan.

Selain Grandpix, sebelumnya Muhammad Hanif Affan Yusron dan Satria Adi Nugraha juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan kata perpisahan mewakili Program Sarjana. Keduanya merupakan wisudawan dari Program Studi Sarjana Meteorologi dan Program Studi Sarjana Teknik Kelautan.

Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi DEA dalam sambutannya mengatakan tidak ada pertemuan tanpa perpisahan. Namun menjadi alumni ITB, bukan berarti selesainya hubungan antara wisudawan dengan ITB. Alumni layaknya seorang anak, perlu menjaga hubungan baik dengan ITB sebagai orang tua kedua. Kadarsah mengatakan bahwa "Silahturahmi alumni dengan ITB akan terjalin selamanya, sepanjang masa".

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini