nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dino Patti Djalal: Ini "Resep Rahasia" Kesuksesan ASEAN

Emirald Julio, Jurnalis · Sabtu 21 Oktober 2017 12:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 21 18 1799787 dino-patti-djalal-ini-resep-rahasia-kesuksesan-asean-2RpMFlA9jX.jpg Suasana pembukaan Conference on Indonesia Foreign Policy (CIFP) 2017, Sabtu (21/10/2017). (Foto: Emirald Julio/Okezone)

JAKARTA – Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal, menjelaskan bagaimana ASEAN dapat berhasil serta terus berkembang hingga saat ini. Dino pun membeberkan "resep rahasia" keberhasilan organisasi regional Asia Tenggara itu.

Dalam pidatonya di Conference on Indonesia Foreign Policy (CIFP) 2017, Sabtu 21 Oktober 2017, Dino menyebut kesetaraan sebagai rahasia pertama ASEAN sukses bertahan selama lima dekade.

"Apa itu kesetaraan? Ini tergambar dari hubungan Presiden Soeharto dan Perdana Menteri Lee Kuan Yew (mantan PM Singapura). Satu merupakan pemimpin negara terbesar dan satu lagi pemimpin negara terkecil di ASEAN. Namun keduanya berdiri serta duduk secara setara," jelas Dino pada CIFP di The Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu (21/10/2017).

BACA JUGA: Peringatan 50 Tahun ASEAN, Jokowi: Ini Sebuah Kebersamaan yang Membanggakan

BACA JUGA: Mantap! Menlu RI Buka Parade ASEAN 50

Resep kedua, menurut Dino adalah “pragmatisme”. “Di ASEAN terdapat berbagai sistem politik. Ada demokrasi, semi-demokrasi, pemerintah sosialisme, pemerintah komunisme, monarki. ASEAN sangat pragmatik, jika Anda berada di regional ini maka kami akan bekerja bersama Anda dan akan berusaha memecahkan beragam masalah,” lanjut Dino.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga menuturkan bahwa kepercayaan juga menjadi poin penting dalam utuhnya ASEAN. "Terdapat waktu ketika Vietnam memandang ASEAN sebagai konspirasi Barat. Namun kepercayaan tumbuh di setiap masalah dan kesepakatan yang ditandatangani," ucapnya.

BACA JUGA: HUT Ke-50 ASEAN, Ketua DPR RI Optimis ASEAN Tetap Menjadi Pelopor Perdamaian Dunia