nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Promosikan ASEAN, Menpora Malaysia: Pemerintah Perlu Lebih Libatkan Anak Muda

Emirald Julio, Jurnalis · Sabtu 21 Oktober 2017 14:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 21 18 1799824 promosikan-asean-menpora-malaysia-pemerintah-perlu-lebih-libatkan-anak-muda-pVU6N9rJti.jpg Mantan Dubes RI untuk AS, Dino Patti Jalal, bersama Menpora Malaysia, Khairy Jamaluddin, di sela-sela Conference on Indonesia Foreign Policy (CIFP) 2017, Sabtu (21/10/2017). (Foto: Emirald Julio/Okezone)

JAKARTA – Organisasi perhimpunan negara Asia Tenggara, ASEAN, telah genap berusia 50 tahun. Meski konsisten memajukan kawasan hingga mencapai ulang tahun emas, nyatanya pengetahuan masyarakat umum terhadap organisasi regional tersebut masih minim.

Hal ini pun dirasakan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia, Khairy Jamaluddin.

"Pihak Kerajaan (Malaysia) dan Pemerintah ASEAN perlu meningkatkan keterlibatan masyarakat umum untuk pengetahuan berkenaan dengan ASEAN. Karena itu saya sarankan ASEAN menjadi tuan rumah Piala Dunia atau Olimpiade. (Event-red) ini dapat memudahkan rakyat ASEAN memahami ASEAN," ujar Khairy kepada para wartawan di di Conference on Indonesia Foreign Policy (CIFP) 2017, Sabtu (21/9/2017).

BACA JUGA: Dino Patti Djalal: Ini "Resep Rahasia" Kesuksesan ASEAN

Saat ini, kata Khairy, pengetahuan mengenai ASEAN hanya berada di tingkat pemerintah serta perusahaan. "Tidak ada satu satu gerakan untuk mengakarumputkan ASEAN," lanjutnya.

Tidak sekadar menyayangkan, Khairy mengklaim ia tidak berdiam diri menghadapi situasi ini. Salah satu cara yang dipakai Khairy memperkenalkan ASEAN ke khalayak luas adalah melalui e-commerce di kalangan generasi muda.

"Jika anak muda dapat berhasil berbisnis melalui digital e-commerce dan sebagainya, pasar ASEAN sangat luas (yaitu-red) 700 juta orang," ucapnya.

BACA JUGA: Peringatan 50 Tahun ASEAN, Jokowi: Ini Sebuah Kebersamaan yang Membanggakan

Khairy menilai, saluran bisnis online ini memungkinkan lebih banyak kaum muda di ASEAN merasakan betul dampak positif dari organisasi berisi 10 negara serumpun itu.

"Jadi kita dapat memahami apa yang didapatkan dari ASEAN," tambahnya.

CIFP 2017 mengusung tema "Win-Winning ASEAN, Conquering Globalization." Tema ini dipilih sejalan dengan peringatan 50 tahun berdirinya ASEAN serta mengingat globalisasi dewasa ini kembali mengguncang dunia internasional dan menjadi isu politik, baik di negara-negara berkembang maupun di kawasan Barat.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini