nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebulan Berstatus Awas, 25.000 Gempa Terjadi di Gunung Agung

Nurul Hikmah, Jurnalis · Sabtu 21 Oktober 2017 11:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 21 340 1799769 sebulan-berstatus-awas-25-000-gempa-terjadi-di-gunung-agung-qy6vLoQAcr.jpg Konferensi pers PVMBG. (Nurul H/Okezone)

KARANGASEM – Sudah sebulan status Gunung Agung menjadi awas atau berada dilevel IV. Dalam kurun waktu tersebut, sudah terjadi 25.000 kali gempa.

Saat ini, kegempaan Gunung Agung masih fluktuatif. Meski beberapa hari ini cenderung menurun, namun belum mempengaruhi status Gunung Agung.

Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi, Kasban mengatakan, sampai saat ini status Gunung Agung belum bisa diturunkan.

"Yang membuat status itu diturunkan itu gunung itu sendiri. Jadi sampai saat ini status Gunung Agung masih awas," katanya di Karangasem, Sabtu (21/10/2017).

Kasbani menambahkan, kegempaan Gunung Agung memang sudah menurun. Jumat 20 Oktober 2017, kemarin misalnya, terjadi 234 kali gempa. Sehari sebelumnya, Kamis 19 Oktober 2017 terjadi 966 kali gempa. Sedangkan Rabu 18 Oktober 2017 terjadi 1.047 kali gempa.

"Penurunan status gunung tidak hanya dilihat dari kegempaan saja, tetapi juga didukung dengan data-data lainnya," ungkapnya.

Dikatakan Kasbani, menurunnya kegempaan, tidak menjadi patokan gunung itu tidak akan meletus. Seperti halnya Gunung Merapi yang sempat menurun namun justru malah meletus.

"Gunung ini aman atau normal apabila gunung ini sudah tidak ada aktivitas kegempaaan. Sampai saat ini status Gunung Agung masih awas," ungkapnya.

Adapun rekomendasi untuk masyarakat di sekitar Gunung Agung agar tidak melakukan aktivitas apapun di zona perkiraan bahaya yaitu di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 9 km dari kawah. (sym)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini