Dibayar Rp13 juta, Tiga Sopir Truk Selipkan Sabu di Selangkangan

Prabowo, Okezone · Sabtu 21 Oktober 2017 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 21 510 1799848 dibayar-rp13-juta-tiga-sopir-truk-selipkan-sabu-di-selangkangan-sBPFxRRGSI.jpg foto: dok Okezone

YOGYAKARTA - Ulah para supir truk yang membawa narkoba jenis sabu digagalkan petugas bandara Adisutjipto Yogyakarta. Bahkan, tiga orang sekaligus ditangkap petugas dalam pengungkapan tersebut.

Ketiga pelaku sebenarnya hanya transit di Yogyakarta, sebelum melanjutkan penerbangan ke Balikpapan, Kalimantan dari Pekanbaru, Riau.

General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan para pelaku berjumlah empat orang. Namun, salah satu dari kawanan itu ditengarai berhasil kabur mengelabuhi petugas.

"Para pelaku merekatkan sabu-sabu yang sudah dibungkus rapi dengan lakban di paha atas dan selangkangan," katanya dalam keterangan pers, Sabtu (21/10/2017).

Tiga pelaku itu berinisial MR (22), BS (26), dsn WW (27) dan sempat menggunakan identitas palsu. Kepada petugas, mereka mengaku mendapat bayaran Rp13 juta perorang setelah berhasil mengantar barang haram itu ke tempat tujuan.

"Mereka ngaku dapat Rp13 juta, kalau berhasil mengantar barang. Mereka juga tahu barang itu merupakan narkoba, sehingga tau betul resiko hukum jika tertangkap," jelasnya.

Bahkan, mereka sudah pernah sekali mengirim narkoba ke tempat yang sama, dari Pekanbaru ke Balikpapan. Kala itu, mereka berhasil mengantarkan barang dan mendapat bayaran sesuai yang dijanjikan.

"Pengakuannya pernah sekali, ini kedua kali, tapi kita gagalkan pada Jum'at, 20 Oktober 2017 siang kemarin," jelasnya.

Sementara Kepala Bidang Pemberantasan Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) DI Yogyakarta, AKBP Mujiyana mengatakan, tiga bungkus sabu masing-masing seberat 750 gram itu senilai Rp4,5 miliar di pasar gelap. Pihaknya berupaya mencari satu orang yang diduga kabur bersama komplotan ini.

"Melihat jumlah barang bukti yang sangat besar, ketiga pelaku bisa terancam hukuman mati," jelasnya.

Oleh karena itu, BNNP meminta pada siapapun jangan pernah membawa narkoba masuk ke Yogyakarta. Bahkan, mereka menegaskan, sekecil apapun barang tersebut, akan ketahuan sehingga konsekuensi hukuman berat bakal menantinya.

"Ini penangkapan yang luar biasa besar. Jangan coba-coba membawa narkoba ke Yogyakarta, sekecil apapun itu bentuknya, tetap kita proses sesuai aturan yang ada," tegasnya. (sym)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini