Pengamat: Persaingan Kader di Pilgub Jatim Tak Akan Memecah Belah NU

Yudhistira Dwi Putra, Okezone · Senin 23 Oktober 2017 07:50 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 22 519 1800289 pengamat-persaingan-kader-di-pilgub-jatim-tak-akan-memecah-belah-nu-7OTa2VXKKc.jpg

JAKARTA - Persaingan kader-kader Nahdlatul Ulama (NU) dalam bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur semakin terang. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Bupati Banyuwangi, Azwar Anas akan menghadapi Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa.

Terkait hal itu, peneliti politik Universitas Airlangga (UNAIR), Airlangga Pribadi tak melihat potensi perpecahan di dalam tubuh NU.

Menurut Airlangga, NU secara organisasi telah memiliki dasar yang solid sebagai organisasi agama berbasis kultural, sehingga perbedaan politik kenegaraan antar kader tak akan serta merta memecah belah NU.

"Pilihan politik dari masing-masing kader NU itu tidak terlalu mempengaruhi soliditas dari NU sendiri," ungkap Airlangga kepada Okezone, Senin (23/10/2017).

Lebih lanjut, Airlangga memandang banyaknya keterlibatan kader NU dalam kontestasi Pilgub Jatim 2018 sebagai pembuktian akan kualitas kader-kader NU.

"Itu, kalau kita lihat kan sebagian besar NU. Tidak bisa kita pahami sebagai perpecahan ya. Itu justru menunjukkan bahwa kader-kader NU lah yang mewarnai Pilgub sekarang," kata Airlangga.

(ydp)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini