Image

Ini Kerawanan yang Perlu Diantisipasi Saat Pilkada 2018

Febrianto, Jurnalis · Selasa 24 Oktober 2017, 05:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 23 337 1800802 ini-kerawanan-yang-perlu-diantisipasi-saat-pilkada-2018-JHWmxpi3x6.jpg

Ini Kerawanan yang Perlu Diantisipasi Saat Pilkada 2018
JAKARTA - Menko Polhukam Wiranto menilai ada beberapa kerawanan yang perlu diantisipasi saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 2018.
Kerawanan Pilkada, kaat Wiranto, meliputi netralitas penyelenggara, potensi praktik politik uang, eksploitasi isu Suku, Agama, Ras, Antargolongan (SARA) dan kampanye dengan ujaran kebencian.
"Sehingga secara dini dilakukan pencegahan saat pilkada digelar. Saya ingatkan, terakhir presiden sudah memberikan pengarahan di HUT RI ke72," ujar Wiranto di Jakarta, Senin (23/10/2017).
Untuk itu, Wiranto meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera menyelesaikan indeks kerawanan Pilkada 2018 yang akan melibatkan 171 daerah.
Mantan ketua umum partai Hanura ini, juga menggarisbawahi Papua sebagai wilayah yang berdasarkan pengalaman, selalu terjadi konflik horizontal karena Pemilu.
"Di Papua kemarin hampir satu tahun enggak selesai," katanya.
Pada 2018, akan ada pemilihan 171 kepala daerah secara langsung. Pilkada yang akan berlangsung tahun depan, akan dilaksanakan di 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. (feb)

JAKARTA - Menko Polhukam Wiranto menilai ada beberapa kerawanan yang perlu diantisipasi saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 2018.

Kerawanan Pilkada, kaat Wiranto, meliputi netralitas penyelenggara, potensi praktik politik uang, eksploitasi isu Suku, Agama, Ras, Antargolongan (SARA) dan kampanye dengan ujaran kebencian.

"Sehingga secara dini dilakukan pencegahan saat pilkada digelar. Saya ingatkan, terakhir presiden sudah memberikan pengarahan di HUT RI ke72," ujar Wiranto di Jakarta, Senin (23/10/2017).

Untuk itu, Wiranto meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera menyelesaikan indeks kerawanan Pilkada 2018 yang akan melibatkan 171 daerah.

Mantan ketua umum partai Hanura ini, juga menggarisbawahi Papua sebagai wilayah yang berdasarkan pengalaman, selalu terjadi konflik horizontal karena Pemilu.

"Di Papua kemarin hampir satu tahun enggak selesai," katanya.

Pada 2018, akan ada pemilihan 171 kepala daerah secara langsung. Pilkada yang akan berlangsung tahun depan, akan dilaksanakan di 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. (feb)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini