nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anggota Brimob Ditembak, Polri Tambah Personel Jaga Keamanan di Papua

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Senin 23 Oktober 2017 10:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 23 340 1800524 anggota-brimob-ditembak-polri-tambah-personel-jaga-keamanan-di-papua-dzEPUhLzL6.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

BANDUNG - Pascaserangan yang dialami anggota Brimob Detasemen B Timika Polda Papua pada Minggu 22 Oktober 2017 yang menewaskan Briptu Berry Permana Putra, Mabes Polri meningkatkan pengamanan. Selain itu, Polri tengah memburu kelompok tak dikenal yang melakukan beberapa kali penyerangan itu.

Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Rikwanto mengatakan, terjadi kontak senjata antara anggota Brimob Den B Timika yang bertugas mengamankan PT Freeport di Bukit Sangker. Akibat serangan itu, Briptu Berry Permana Putra gugur karena tertembak. Senin (23/10/2017) sekira pukul 00.00 WIT, jenazah almarhum Berry dievakuasi ke Kampung Banti 1, Tembagapura.

Pada pukul 06.00 WIT, ujar Rikwanto, tim evakuasi sampai di Kampung Banti setelah korban Berry dimasukkan ke mobil ambulans. "Selang beberapa menit kemudian, pasukan ditembaki oleh kelompok bersenjata tak dikenal dari dua bukit yang menyebabkan empat anggota Brimob mengalami luka tembak," kata Rikwanto saat menghadiri The 1st Melanesian Spearhead Group (MSG) Regional Security Strategy (RSS) Working Group Meeting di Hotel Sheraton, Jalan Ir H Djuanda (Dago), Kota Bandung.

Rikwanto mengemukakan, Mabes Polri prihatin terhadap korban tewas dan luka-luka akibat serangan itu. Para pelaku melakukan penyerangan, kemudian lari ke bukit-bukit di sekitar lokasi, hit and run.

(Baca juga: Papua Mencekam! 4 Anggota Brimob Ditembak saat Evakuasi Jenazah Rekannya)

"Kami prihatin. Namun memang itu panggilan tugas. Demikian beratnya kondisi di lapangan. Para ā€ˇpelaku ini kami sebut sebagai kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Sabinus Waker di Jembatan Utikini Tembagapura. Mereka menggunakan senjata mematikan, peluru tajam. Kami coba antisipasi, mereka bubar melarikan diri," ujar Rikwanto.

Disinggung tentang penambahan personel dan peningkatan pengamanan, Rikwanto menuturkan telah dilakukan penambahan personel di Bukit Sangker dan Kampung Banti 1 yang merupakan lokasi kejadian penembakan.

"Saat ini tinggal analisa tentang gerakan pelaku ini. Mudah-mudahan ke depan antisipasi kami lebih baik lagi dan mempelajari pergerakan musuh supaya tidak terjadi seperti kemarin. Korban luka tembak dirawat di RS PT Freeport Tembagapura," tutur dia.

Saat ini, ungkap Rikwanto, situasi di Freeport kondusif. Penjagaan anggota Brimob diperbanyak. Sebagian bertugas mengawasi jalur-jalur yang diduga akan terjadi penembakan sambil menelusuri ke mana kira-kira kelompok bersenjata itu melarikan diri.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini