nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantap! KPK Dorong Adanya Mata Kuliah Antikorupsi di Kampus

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 25 Oktober 2017 11:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 25 65 1801965 mantap-kpk-dorong-adanya-mata-kuliah-antikorupsi-di-kampus-qvCqWdPS3D.jpg Gedung KPK.

JAKARTA - Tindak pidana korupsi yang semakin masif dan terstruktur harus disikapi sejak dini. Pencegahan dinilai sebagai langkah yang paling efektif untuk menekan angka korupsi.

Karena itulah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan merangkul kalangan universitas untuk menyisipkan materi antikorupsi dalam proses belajar-mengajar. Salah satu yang akan dirangkul KPK adalah kampus milik Muhammadiyah. KPK mengajak seluruh kalangan akademisi Muhammadiyah untuk mengembangkan kapasitas antikorupsi di lingkungan kampus.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran pencegahan korupsi seperti tercantum dalam Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Karena itu, salah satu mitra penting KPK dalam pencegahan korupsi adalah perguruan tinggi.

”Kami mendorong dimasukkannya pembelajaran antikorupsi di perguruan tinggi melalui mata kuliah wajib atau pilihan,” kata Saut Situmorang dalam acara Pengembangan Kapasitas Antikorupsi bagi Dosen di Lingkup Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Yogyakart, Selasa 24 Oktober 2017).

KPK berharap bisa membangun kolaborasi yang intensif dan berlanjut untuk mengimplementasikan pembelajaran antikorupsi di perguruan tinggi. Output dari kegiatan ini adalah kebijakan dan komitmen perguruan tinggi Muhammadiyah untuk melakukan insersi pembelajaran antikorupsi dalam proses pendidikannya di kampus.

Selain itu, ada juga workshop yang membahas kurikulum pembelajaran serta metode insersi antikorupsi yang akan dikembangkan dan diimplementasikan bersama-sama. Saut mengatakan, KPK akan menyusun bagaimana aspek pemberantasan korupsi diajarkan dan dibahas di seluruh perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia.

Hal ini merupakan bentuk pelaksanaan tugas pencegahan korupsi yang dilakukan KPK bersama elemen masyarakat, khususnya Muhammadiyah.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, acara itu dihadiri 57perguruan tinggi Muhammadiyah seluruh Indonesia.

KPK mendorong dimasukkannya pembelajaran antikorupsi di perguruan tinggi melalui mata kuliah wajib atau pilihan. ”Salah satu mitra penting KPK dalam pencegahan korupsi adalah perguruan tinggi,” ucapnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini