Image

Isi Halaqah di Pesantren Al Hikam, Mendikbud Ziarah ke Makam Hasyim Muzadi

Apriyadi Hidayat, Jurnalis · Kamis 26 Oktober 2017, 09:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 26 65 1802631 isi-halaqah-di-pesantren-al-hakim-mendikbud-ziarah-ke-makam-hasyim-muzadi-PeC0FDANyp.jpg (Foto: Apriyadi Hidayat/Okezone)

DEPOK - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjadi narasumber dalam Halaqoh Nasional Ulama Pesantren dan Cendekiawan, Gerakan Dakwah Aswaja Bela Negara di Pondok Pesantren Al-Hikam Depok, Jawa Barat, baru-baru ini.

Dalam kunjungannya ke Ponpes Al-Hikam Depok, Mendikbud juga menyempatkan untuk berziarah ke makam KH Ahmad Hasyim Muzadi yang merupakan seorang tokoh Islam Indonesia dan mantan Ketua Umum Nahdlatul Ulama.

Di sela-sela menjadi narasumber halaqah, mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut menyatakan bahwa usulan kurikulum pendidikan anti-korupsi cukup bagus, hanya saja saat ini para murid sudah terlalu banyak menerima mata pelajaran sehingga jika ditambah lagi tidak efektif.

“Namanya usulan bagus, ya harus ditanggapi positif juga. Cuma memang kalau masuk ke intrakurikuler mungkin sudah terlalu banyak mata pelajaran,” ujar Muhadjir.

Pendidikan anti-korupsi, menurut dia, akan efektif jika dijadikan kegiatan non-pelajaran formal yang dilakukan peserta didik di luar jam belajar kurikulum standar. “Tapi kalau masuk ekstrakurikuler, ya bagus,” tandasnya.

Sebelumnya, sejumlah wacana kurikulum pendidikan anti-korupsi terus digairahkan. Termasuk oleh Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM yang juga mantan Ketua KPK, Busyro Muqqodas. Menurut Busyro, langkah itu memang harus dilakukan segera, karena korupsi sudah seperti tumor ganas di Indonesia.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini