Image

Jempol! Tiga Menteri Resmikan Politeknik Ketenagakerjaan di Bekasi

Djamhari, Jurnalis · Kamis 26 Oktober 2017, 18:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 26 65 1803060 jempol-tiga-menteri-resmikan-politeknik-ketenagakerjaan-di-bekasi-pfL0a59pX9.jpg Foto: Djamhari/Okezone

BEKASI - Tiga menteri Kabinet Kerja meresmikan Politeknik Ketenagakerjaan yang berlokasi di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Jalan Guntur Raya No 1, Kayuringin, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (26/10/2017).

Ketiga menteri yang hadir dalam peresmian Politeknik Ketenagakerjaan diantaranya, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hanif Dhakiri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur, serta Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir.

"Keberadaan politeknik ini memenuhi kebutuhan tenaga kerja profesional di bidang Hubungan Industrial, Keselamatan Kerja dan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), saat ini masih dibutuhkan," kata Menakertrans Hanif Dhakiri saat peresmian.

Menurut Hanif, tantangan ketenagakerjaan ke depan akan semakin kompleks dan membutuhkan sumber daya manusia yang profesional di bidang ketenagakerjaan. Jadi, untuk mengatasi persoalan tersebut maka Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi membangun politeknik yang spesifik pada aspek pengembangan ketenagakerjaan.

Ada tiga program studi yang dikembangkan di Politeknik Ketenagakerjaan ini yakni Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Relasi Industri dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Sistem pembelajaran menitikberatkan pada pembentukan kompetensi hard skill dan juga soft skill yakni menerapkan skema pendidikan 30% teori dan 70% praktik.

"Harapan dalam beberapa tahun ke depan, Politeknik Ketenagakerjaan atau Polteknaker ini dapat menjadi salah satu lembaga pendidikan penghasil SDM profesional pada aspek ketenagakerjaan yang mampu menjadi 20 besar politeknik di tingkat global," katanya.

Perlu diketahui, saat ini Politeknik Ketenagakerjaan yang baru diresmikan telah menyerap 90 mahasiswa. Ke-90 mahasiswa ini adalah hasil seleksi dari 2.605 orang lainnya yang mendaftar sebagai angkatan pertama di kampus yang berlokasi di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK).

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini