nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terciduk! Kumpulkan Dana untuk Militan di Marawi, Pedagang Ponsel di Manila Ditangkap

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 27 Oktober 2017 15:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 27 18 1803546 terciduk-kumpulkan-dana-untuk-militan-di-marawi-pedagang-ponsel-di-manila-ditangkap-4AHuEfj5BT.jpg Foto: Reuters

MANILA – Pasukan keamanan Filipina menangkap seorang pedagang ponsel yang dicurigai menjadi pengumpul dana bagi militan pro-ISIS yang mengambil alih Kota Marawi di selatan Filipina. Penangkapan itu terjadi hanya berselang beberapa hari setelah Pemerintah Filipina mengumumkan kemenangan atas militan di Marawi.  

BACA JUGA: Hore! Menhan Filipina: Tak Ada Lagi Militan ISIS di Marawi

Rasdi Malawani diumumkan sebagai tersangka kepada media di Filipina sehari setelah polisi menggerebek rumahnya di pinggiran Kota Manila. Berdasarkan keterangan dari Kepala Polisi Manila, Oscar Albayalde, sepucuk pistol dan peluncur roket ditemukan di kediaman pria berusia 42 tahun itu.

Malawani tidak diizinkan untuk berbicara kepada reporter dan tidak ada pengacara yang hadir mewakilinya.

Reuters melaporkan, Malawani adalah ipar dari Maddi Maute, salah seorang dari Maute bersaudara yang merencanakan dan melaksanakan serenang ke Marawi. Polisi mengatakan, dia mengirimkan uang sebesar 300 ribu peso atau sekira Rp8 juta kepada adiknya, Lily.

Polisi menjelaskan, dana tersebut dikumpulkan dari puluhan penyewa di Salaam Bazaar, pasar ponsel, akseseoris dan barang-barang elektronik di pusat perbelanjaan di Quezon yang dimiliki oleh pemimpin keluarga Maute, Farhana. Sementara Farhana mendekam dalam penjara, Malawani-lah yang menjalankan bisnis itu mewakilinya.    

"Malawani memfasilitasi pendanaan teroris. Dia berbasis di Manila dan tidak terlibat dalam pertempuran. Dia dianggap sebagai pendukung dan simpatisan," kata Albayalde sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (27/10/2017).

BACA JUGA: Ini Kronologi Marawi di Filipina Bebas dari Militan

Setelah menewaskan 40 orang militan terakhir, pada Minggu, 15 Oktober, militer Filipina mengumumkan kemenangan atas militan Maute yang telah mengepung Kota Marawi sejak 23 Mei. Konflik di Marawi telah menewaskan lebih dari 1.100 orang, termasuk 165 tentara Filipina.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini