nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Duh! Pemerintah Kamboja Deportasi 61 Warga China yang Jadi Tersangka Penipuan

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Sabtu 28 Oktober 2017 14:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 28 18 1804168 duh-pemerintah-kamboja-deportasi-61-warga-china-yang-jadi-tersangka-penipuan-Bzb5tM9t44.jpg Puluhan warga China dideportasi dari Vietnam karena terlibat penipuan. (Foto: Reuters)

PHNOM PENH - Pemerintah Kamboja baru saja mendeportasi 61 warga China yang melakukan tindakan kriminal di negaranya. Puluhan warga Negeri Tirai Bambu itu diketahui melakukan penipuan dan pemerasa melalui internet serta sambungan telefon.

Sebelumnya, Kepolisian Kamboja telah menangkap ratusan orang yang diduga menjadi pelaku penipuan atau pemerasan yang telah merugikan korban hingga triliunan rupiah. Berdasarkan keterangan Kepala Penyelidikan Imigrasi Kamboja, Uk Heisela, kepolisian China telah mendarat di sana untuk melakukan penangkapan terhadap para tersangka.

Sebagian besar tersangka penipuan terdiri dari laki-laki. Namun seperampatnya terdiri dari perempuan. "Departemen Imigrasi telah mendeportasi 61 tersangka, termasuk 13 wanita, yang terlibat dalam pemerasan melalui internet," ujar Uk Heisela sebagaimana dikutip dari Reuters, Sabtu (28/10/2017).

Baca Juga: Setelah Indonesia, Ratusan WNA Penipu Diciduk Otoritas Kamboja

Heisela menambahkan, para tersangka itu ditahan dalam operasi penggerebekan yang digelar pada Senin 17 Oktober dan Sabtu 21 Oktober lalu. Operasi tersebut digelar di beberapa wilayah di antaranya adalah Ibu Kota Phnom Penh, dan di provinsi Kandal serta Preah Sihanouk.

Sayangnya tidak ada informasi rinci tentang modus para tersangka dalam menjerat korbannya. Selain itu, Pemerintah Viatnam mengumumkan bahwa tidak terdapat warga Taiwan di antara para tersangka yang ditangkap. Pada kasus sebelumnya, Taiwan sempat melontarkan protes terhadap Vietnam karena mendeportasi warganya ke China.

Kala itu, Taiwan menuding Phnom Penh telah bertindak atas perintah Beijing. Sebagaimana diketahui, China menganggap Taiwan adalah wilayah yang termasuk dalam kedaulatannya. Di sisi lain, Taiwan kekeuh menolak klaim tersebut. Vietnam sendiri merupakan salah satu sekutu terdekat China di Asia Tenggara.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini