Image

Bulan Depan, Bawaslu Targetkan Rilis Indeks Kerawanan Pilkada 2018

Reni Lestari, Jurnalis · Sabtu 28 Oktober 2017, 13:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 28 337 1804160 bulan-depan-bawaslu-targetkan-rilis-indeks-kerawanan-pilkada-2018-qBt6RaDdvI.jpg Komisioner Bawaslu RI Fritz Edward Siregar (Foto: Reni Lestari/Okezone)

JAKARTA - Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fritz Edward Siregar mengatakan, pemetaan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 ditargetkan rampung bulan depan. Ia menyatakan, saat ini pemetaan tersebut masih dalam proses pengolahan data.

"Untuk (Pilkada) 2018 ini, kami sudah melakukan pemetaan, sudah melakukan kunjungan juga ke-17 provinsi yang akan menyelenggarakan Pilkada. Datanya masih diproses, mudah-mudahan pertengahan November kami sudah bisa me-launching Indeks Kerawanan Pemilu," kata Fritz dalam diskusi di Bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/10/2017).

(Baca Juga: Dugaan Pelanggaran Administratif Calon Peserta Pemilu 2019, Bawaslu Jadwalkan Sidang Mulai Pekan Depan)

Ia menerangkan, Indeks Kerawanan Pemilu yang disusun Bawaslu terdiri atas tiga dimensi, yaitu dari sisi penyelenggara yakni KPU dan Bawaslu, kontekstual masing-masing daerah peserta, serta kontesitas calon dan parpol yang akan maju.

"Tapi, indeks kerawanan jangan dianggap sebagai daerah tersebut tidak aman, melainkan agar para penyelenggara lebih berhati-hati, hal-hal apa yang harus ditanggapi," kata dia.

(Baca Juga: Ini Kerawanan yang Perlu Diantisipasi Saat Pilkada 2018)

Pada Pilkada Serentak 2017, Bawaslu menetapkan Kabupaten Intan Jaya dan Tolikara sebagai daerah rawan. Belakangan terbukti, pasca-Pilkada, konflik horizontal di dua kabupaten di Papua ini mengemuka.

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto telah meminta Bawaslu segera menyelesaikan Indeks Kerawanan Pemilu tersebut. "Saya minta Bawaslu segera menyelesaikan penelitian tentang Indeks Kerawanan Pemilu," kata Wiranto dalam Rakornas Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Senin 23 Oktober 2017.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini