Kirim Ancaman Bom via Surat ke Uni Eropa, Pria Yunani Diciduk Aparat

Djanti Virantika, Okezone · Minggu 29 Oktober 2017 01:02 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 29 18 1804414 kirim-ancaman-bom-via-surat-ke-uni-eropa-pria-yunani-diciduk-aparat-UnXtypHlHi.jpg Polisi Yunani saat menangani paket bom. (Foto: BBC)

ATHENA – Polisi Yunani telah menahan seorang pria di Athena terkait dengan serangkaian serangan bom surat kepada pejabat Uni Eropa. Serangan itu dilakukan pada awal tahun ini.

Para Maret 2017, polisi Athena berhasil menemukan paket bom di sebuah kantor pos di Athena, Yunani. Delapan paket itu ditujukan ke sejumlah pejabat dan pebisnis Uni Eropa, di antaranya ke Dana Moneter Internasional (IMF) di Paris, Prancis, dan Menteri Keuangan Jerman di Berlin.

Paket lainnya yang berhasil dicegat di pusat penyortiran pos Athena ditujukan kepada tokoh politik Uni Eropa, termasuk Komisioner Urusan Ekonomi Eropa Pierre Moscovici. Polisi mengatakan bahwa perangkat berisi bubuk mesiu biasanya ditemukan di petasan.

Sebagaimana diwartakan BBC, Minggu (29/10/2017), terkait serangan tersebut, polisi antiteror berhasil menangkap seorang pria Yunani. Pria berusia 29 tahun itu ditangkap pada Sabtu 28 Oktober 2017 waktu setempat.

BACA JUGA: Diserang Bom di Athena, Mantan PM Yunani Alami Luka-luka

Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan bahwa mereka tengah mencari tersangka lainnya sehubungan dengan penyelidikan tersebut.

Namun, polisi belum dapat memastikan pria tersebut terkait dengan kelompok sayap kiri Yunani, Conspiracy of Fire Cells atau tidak. Kelompok tersebut diketahui bertanggung jawab atas perangkat yang dikirim ke Menteri Keuangan Jerman, Wolfgang Schaeuble.

Sebelum bom tersebut, kelompok itu juga bertanggung jawab atas serentetan bom surat yang dikirim ke pejabat pada 2010. Tindakan ini telah membuat pihak berwenang Yunani menangguhkan sementara pos internasional.

BACA JUGA: Rumah Menteri Yunani Dilempari Bom

Pemerintah Yunani pun menjatuhi hukuman kepada anggota kelompok tersebut. Kelompok yang mulai muncul pada 2008 saat puncak krisis keuangan Yunani itu dijatuhi hukuman penjara yang berat pada 2011.

Mantan Perdana Menteri (PM) Yunani, Lucas Papademos, juga pernah mendapat paket berisi bom. Akibatnya, ia mengalami luka bakar di kaki dan tangannya. Sopirnya juga turut terluka akibat ledakan paket bom tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 26 Mei 2017 pukul 18.30 waktu setempat. Paket meledak saat mobil yang ditumpangi Papademos tengah berjalan di Manis Street. (DJI)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini