Beri Penghormatan Pada Korban Gempa, Warga Meksiko Gelar Parade Kematian

Rufki Ade Vinanda, Okezone · Minggu 29 Oktober 2017 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 29 18 1804552 beri-penghormatan-pada-korban-gempa-warga-meksiko-gelar-parade-kematian-Pa5eseKazE.jpg Parade kematian digelar di Meksiko. (Foto: AP)

MEXICO CITY - Warga Meksiko menggelar parade kematian di Ibu Kota Mexico City guna menghormati para korban tewas. Selain itu, parade ini juga dimaksudkan untuk menyampaikan rasa terima kasih warga terhadap para petugas yang telah bekerja keras pasca-guncangan gempa yang menewaskan hampir 400 orang.

Sebuah monumen khusus yang terbuat dari kapak dan helm dibuat secara khusus sebagai tanda penghormatan atas kinerja para petugas penyelamat. "Kami memiliki kewajiban untuk membayar upeti kepada mereka yang gugur dan menyampaikan pesan bahwa kota masih berdiri. Ini telah menjadi simbol nasional dan internasional," ujar koordinator parade, Julio Blasina.

Baca Juga: Mantap! Orang Terkaya Meksiko Sumbang Rp1,4 Triliun untuk Pemulihan Pasca-Gempa

Dalam parade kematian ini, para peserta merias wajah mereka dengan make up layaknya tengkorak. Mereka memakai baju warna-warni yang dilengkapi dengan aksesoris atau hiasan menyerupai tengkorak.

*Parade Kematian di Meksiko untuk menghormati korban gempa. (Foto: ITV)

"Kita tidak boleh lupa bahwa negara berkabung karena ada banyak yang tidak memiliki rumah saat ini karena gempa. Tapi ini adalah pesta yang indah dan unik di dunia," terang seorang warga Guadalupe Perez yang rumahnya rusak akibat gempa sebagaimana dilansir ITV, Minggu (29/10/2017).

Perayaan Hari Mati merupakan salah satu tradisi lokal Meksiko yang biasanya digelar dalam lingkup pertemuan keluarga yang baru kehilangan sanak-saudara mereka. Namun kini, perayaan itu digelar berupa festival karena banyaknya korban yang jatuh akibat gempa.

Baca Juga: Meksiko Resmi Hentikan Pencarian Korban Gempa Dahsyat yang Tewaskan 369 Orang

Sebagaimana diketahui, wilayah pusat Meksiko dihantam gempa dahsyat berkekuatan 7,1 skala Richter (SR) pada 19 September. Guncangan gempa meruntuhan puluhan bangunan serta menewaskan sedikitnya 369 orang. Peristiwa tersebut terjadi hanya berselang beberapa pekan setelah hantaman gempa berkekuatan 8,1 SR di wilayah selatan yang mengakibatkan 98 orang meninggal dunia.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini