nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Duh! 110 SD di Bandung Barat Tak Punya Kepala Sekolah

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Selasa 31 Oktober 2017 14:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 31 65 1805718 duh-110-sd-di-bandung-barat-tak-punya-kepala-sekolah-DpyfOXAw3c.jpg Kepala Dinas Pendidikan KBB, Imam Santoso. (Foto: Sindonews)

BANDUNG BARAT - Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyeleksi sebanyak 132 calon kepala sekolah yang akan ditempatkan di sekolah belum memiliki pimpinan.

Proses seleksi melibatkan Lembaga Pelatihan dan Pendidikan Kepala Sekolah (LP2KS) dari Malang, selaku lembaga yang berwenang dalam hal seleksi calon kepala sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan KBB Imam Santoso menyebutkan, di KBB masih banyak jabatan kepala SD yang kosong akibat banyak yang pensiun. Berdasarkan hasil inventarisir, ada 110 SD yang tersebar di seluruh kecamatan dan tidak memiliki kepala sekolah. Oleh karena itu posisinya dijabat sementara oleh kepala sekolah dari SD terdekat.

"Berdasarkan kondisi tersebut maka kami tahun ini melakukan seleksi. Hasil tes administrasi dari jumlah pendaftar 176 yang lolos mengikuti seleksi akademik ada 132 orang," tuturnya, Selasa (31/10/2017).

Menurutnya, tes akademik akan dilakukan selama dua hari, Rabu-Kamis (1-2 November 2017) dan nantinya ditindaklanjuti dengan diklat yang dijadwalkan Februari atau Maret 2018. Mereka yang ikut seleksi rata-rata usianya di bawah 54 tahun atau usia tidak lebih dari 56 tahun saat dilantik dengan pangkat golongan 3C.

"Jabatan kepala sekolah yang kosong itu sudah ada yang lebih dari dua tahun, tapi proses operasional sekolah tetap berjalan," ujarnya.

Terpisah, Kepala UPT Pendidikan SD dan Paudni Kecamatan Cihampelas Budiyanto mengungkapkan, di wilayahnya ada 6 SD yang kepala sekolahnya kosong. Yakni SDN Terang, SDN Sadar Galir, SDN Rancairung 5, SDN Lamping Sari, SDN Cihampelas 2, dan SDN Cipatik 3.

Kekosongan itu karena ada yang meninggal tiga orang, pensiun dua orang, dan satu orang yang dikembalikan jadi guru. "Untuk SDN Sadar Garil sudah dua tahun kosong sedangkan yang lain di bawah satu tahun," pungkasnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini