nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Depresi Ayah Meninggal Dunia, Pria Singapura Coba Bunuh Diri

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 02 November 2017 22:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 02 18 1807474 depresi-ayah-meninggal-dunia-pria-singapura-coba-bunuh-diri-9TYL00rQ83.jpg Polisi Singapura menghentikan aksi bunuh diri seorang pria. (Foto: Asia One)

SINGAPURA – Seseorang bisa nekat melakukan apa pun saat merasa sedih. Bahkan, tak jarang hal yang dilakukan bisa mengancam keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Hal inilah yang dilakukan seorang pria di Singapura. Karena terlalu sedih mengetahui ayahnya meninggal dunia, ia mengamuk dan berlari ke jalan.

Sebagaimana diwartakan Asia One, Kamis (2/11/2017), pihak keamanan pun menangkap pria yang berlari tersebut. Ia ditangkap di Blok 842, Tampines Street 82 pada Senin 30 Oktober 2017 sekira pukul 20.00.

Menurut otoritas berwenang, pria itu ditangkap bukan hanya mengamuk dan mengganggu pengguna jalan. Mereka mengamankan pria itu karena berusaha bunuh diri. Aksi nekatnya itu berhasil dihentikan oleh enam orang petugas.

BACA JUGA: Hendak Bunuh Diri dengan Loncat dari Jembatan, Perempuan Ini Justru Jadi Korban Pemerkosaan

Menurut media setempat, pria itu diketahui tinggal bersama ayah dan ibu tirinya di sebuah flat di blok yang sama. Ia menjadi depresi sejak ayahnya meninggal dunia karena penyakit jantung beberapa bulan yang lalu. Sejak ayahnya meninggal, ibu tirinya tidak kembali ke rumah tersebut.

Aksi yang dilakukan pria ini tentu membuat terkejut warga sekitar. Seorang saksi mata mengaku dia melihat banyak petugas dari Singapore Police Force (SPF) dan Singapore Civil Defense Force (SCDF) di lokasi kejadian

Menurut saksi mata, pria itu menolak dan terus berteriak, “Aku tidak butuh bantuanmu,” saat petugas berusaha menangkapnya. Ia terus-menerus membentak petugas dengan mengatakan, “Lepaskan saya.”

BACA JUGA: Astaga! 800 Ribu Orang Bunuh Diri per Tahunnya, Terjadi Setiap 40 Detik

Meski begitu, petugas tetap berusaha membujuknya agar tetap tenang. Namun, pria itu menolaknya dan meminta polisi membiarkannya untuk pergi. Saat emosi pria itu sudah tak terkendali, petugas akhirnya dengan cepat menangkapnya dan menjatuhkannya ke tanah.

"Setelah terbaring, ia tetap berteriak, ‘Saya ingin bangun.’ ‘Saya tidak pergi ke kantor polisi.’ ‘Jangan sentuh saya,’” jelas saksi mata.

Tak lama setelah datang ke lokasi, personel SCDF berhasil menangkap pria yang hendak berlari menyeberang jalan itu. Ia pun membawanya kembali ke blok setelah diamankan.

BACA JUGA: Sebabkan Karyawati Bunuh Diri, Perusahaan Jepang Didenda Rp60 Juta

Tak hanya polisi yang datang ke lokasi kejadian. Dua petugas medis juga berada di sana guna mengantisipasi hal-hal buruk yang bisa saja terjadi.

Dia akhirnya dibawa ke kantor polis menggunakan kendaraan patroli. Polisi setempat langsung menginterogasinya. Juru bicara polisi pun mengonfirmasi penangkapan seorang pria berusia 30 tahun itu. (DJI)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini