Image

OKEZONE STORY: Demam Emas di North Carolina Ternyata Diawali Keisengan Bocah saat Memancing

Putri Ainur Islam, Jurnalis · Sabtu 04 November 2017, 08:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 03 18 1807855 okezone-story-demam-emas-di-north-carolina-ternyata-diawali-keisengan-bocah-saat-memancing-tvcZjrWfFP.jpg Foto: The Vintage News

PADA 1848, terjadi perburuan emas besar-besaran di California, Amerika Serikat (AS). Karena perburuan emas tersebut, California yang sepi dan tidak penting menjadi pusat perdagangan utama. California menjadi negara bagian yang identik dengan kekayaan dan mengilhami ratusan ribu orang untuk mencoba peruntungan mereka dalam menambang emas. Tidak mengherankan bahwa antara 1848 dan 1855, populasi di wilayah ini tumbuh sebesar 300 ribu jiwa. Selama bertahun-tahun ini, puluhan miliar dolar emas ditemukan.

Masa tersebut mungkin menjadi masa demam perburuan emas yang paling tenar, tapi itu bukan yang pertama. Hampir 50 tahun sebelumnya, 4.000 km jauhnya di pantai seberang Amerika Serikat, emas pertama yang tercatat di Amerika dimulai saat seorang anak kecil yang sedang menangkap ikan menemukan bongkahan emas.

Semuanya dimulai pada 1799 di Mecklenburg (sekarang Cabarrus) County, North Carolina. Conrad Reed, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun, sedang memancing di kolam milik keluarganya saat tiba-tiba, dia melihat ada sesuatu yang berkilau di perairan Little Meadow. Dia mengambil bongkahan emas yang ia kira batu kuning seberat 3 kg dari air dan membawanya pulang.

Ayahnya pria Jerman adalah tentara yang terikat kontrak dengan pemerintah Inggris bernama Johannes Reith. Seperti banyak rekannya, Johannes telah meninggalkan unit Inggris-nya selama Perang Revolusi Amerika. Dia mengganti namanya menjadi John Reed dan secara ilegal berimigrasi ke Cabarrus.

Reed berpikir bahwa bongkahan emas yang ditemukan anaknya tidak lebih dari batu biasa dan kurang memerhatikannya pada saat itu. Beberapa tahun kemudian dan masih belum menyadari nilai sebenarnya, Reed memutuskan untuk mengambil sepotong batu itu ke toko perhiasan di Fayetteville, hanya untuk memastikannya. Ketika toko perhiasan melihat potongan itu, dia dengan hati-hati bertanya berapa banyak yang diinginkan John untuk itu. John merasa bahwa USD3,50 atau sekira Rp40 ribu lebih adalah harga yang sempurna untuk batunya. Sang penjual perhiasaan pun sangat senang karena mendapatkan emas dengan harga murah. Padahal, potongan bongkahan emas tersebut bernilai 1.000 kali lipat dari itu. Nilai sebenarnya adalah USD3.600 atau Rp48 juta.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini