nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Konflik Angkutan Konvensional dan Online, Menhub Sosialisasikan PM 108/2017

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Sabtu 04 November 2017 20:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 04 340 1808530 cegah-konflik-angkutan-konvensional-dan-online-menhub-sosialisasikan-pm-108-2017-PG0Q6szz2X.jpg Menhub Budi Karya Sumadi menyosialisasikan PM 108/2017. (Foto: Banda Haruddin Tanjung/Okezone)

PEKANBARU – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Pekanbaru, Riau. Kedatangan Menhub bertujuan melakukan sosialisasi Peraturan Menteri (PM) Nomor 108 Tahun 2017.

Dalam pemaparannya, Menhub menyatakan bahwa PM 108/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Regulasi baru itu bertujuan melayani masyarakat dengan nyaman.

"Kita berharap masyarakat sebagai pengguna taksi online ataupun konvensional bisa terlayani dengan baik, nyaman, harga terjangkau, dan tidak ada kecurangan. Inilah beberapa faktor yang mendasari keluarnya PM 108," ucap Menhub di Pekanbaru, Riau, Sabtu (4/11/2017).

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Riau berserta jajaran, kemudian Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, dan sejumlah pemangku kepentingan. Ada juga perwakilan dari taksi online dan konvensional.

Dalam PM 108/2017, pemerintah juga memberlakukan tarif batas atas dan tarif batas bawah. Di Pulau Sumatera, Jawa, dan Bali tarif batas bawah adalah Rp3.700 dan tarif batas Rp6.000. "Sedangkan Papua, Kalimantan, Sulawesi tarif batas bawah adalah Rp3.700 dan tarif batas atas adalah Rp6.500," paparnya.

Tarif batas bawah bertujuan melindungi pengguna angkutan, sedangkan tarif batas atas untuk melindungi sopir trayek. "Jangan sampai mereka mendapatkan di bawah UMP," ucapnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini