Image

Palak Pengemudi di Tol Pluit, Polisi Gadungan Tewas Ditembak

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 05 November 2017, 22:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 05 338 1808888 palak-pengemudi-di-tol-pluit-polisi-gadungan-tewas-ditembak-uwRiylMyRL.jpg Illustrasi Penembakan (foto: Shutterstock)

JAKARTA - Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengkap tiga polisi gadungan, yakni Kasmari (37), Rizky Agustian (29), dan Roman (47). Ketiganya berpura-pura sebagai polisi Satuan Narkoba.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, pihaknya menembak mati satu orang pelaku yang merupakan otak dari aksi kejahatan tersebut, yakni Kasmari.

Hendy pun menuturkan perbuatan pelaku, pada Rabu, 1 November 2017 malam kemarin, para bandit menggunakan mobil minibus membuntuti korban M. Suja yang mengendarai mobil dump truck yang baru masuk pintu tol Pluit, Jakarta Utara menuju arah Bandara Soekarno Hatta.

Selanjutnya, mobil pelaku menyinari lampu kearah mobil korban sebagai tanda agar korban menghentikan laju kendaraannya. Mendapat perlakuan seperti itu, lanjut Hendy, korban langung menghentikan mobil dan Kasmari langsung menodongkan senpi ke arah korban dengan menuduhkan korban membawa narkoba

"Korban dibawa ke dalam mobil minibus hitam duduk di bagian bangku tengah. Pelaku memintai handphone korban untuk diserahkan, setelah itu korban diikat kedua tangannya dengan menggunakan lakban," kata Hendy kepada wartawan, Minggu (5/11/2017).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, pelaku Kasmari membawa mobil dump truck korban. Sedangkan di dalam mobil Avanza Korban dianiaya oleh pelaku bernama Rizky dengan potongan besi pipa hingga mengalami luka robek dibagian kepala. Karena korban mengalami pendarahan di bagian kepala, pelaku Rizky diturunkan di tol Pluit.

"Pelaku terus berjalan, dan Rizky ini memberitahu kalau korban sudah diturunkan. Para pelaku menuju Bandara Soetta," jelasnya.

Lalu korban mencari bantuan dan dibawa oleh salah seorang warga yang tak tega melihat kondisinya. Akhirnya, korban dibawa ke rumah sakit dan melaporkan peritiwa itu ke Polsek Metro Penjaringan untuk dilakukan penangkapan.

"Kami back up pada Kamis, 2 November 2017 dini hari, kami tangkap pelaku di sekitar Bandara. Satu pelaku kami tindak tegas sampai tewas karena mengancam dengan menggunakan pistol rakitan yang dibawa," tandasnya.

Para pelaku dikenakan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman kurungan penjara di atas lima tahun.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini