Share

Kena Sembur, Pemkab Tasikmalaya Cari Cara Manfaatkan Lumpur Panas

Agregasi Antara, · Senin 06 November 2017 07:23 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 05 525 1808869 kena-sembur-pemkab-tasikmalaya-cari-cara-manfaatkan-lumpur-panas-EwaLglN7JJ.jpg Semburan lumpur (FOTO: Ilustrasi/Okezone)

BANDUNG - Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum menyatakan segera mengkaji pemanfaatan semburan lumpur dan air panas di Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, agar dapat memberikan manfaat untuk pariwisata maupun perekonomian masyarakat.

"Sampai saat ini kita masih menunggu (kajian) soal pemanfaatannya," kata Bupati Tasikmalaya kepada wartawan di Tasikmalaya.

Ia menuturkan, semburan lumpur panas di Kecamatan Parungponteng itu tidak menimbulkan bahaya bagi masyarakat sekitar.

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, kata dia, telah meminta pemerintah provinsi untuk melakukan uji laboratorium yang hasil kajian sementara tidak berbahaya.

"Yang jelas tidak berbahaya," katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, EZ Alfian menambahkan, hasil kajian Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) bahwa semburan tersebut tidak berbahaya.

Kecuali, lanjut dia, potensi bahaya bagi manusia yaitu suhu air panasnya sehingga dilarang untuk mendekati semburan tersebut.

Menurut dia, semburan lumpur dan air panas itu akan memberikan manfaat dan berkah bagi masyarakat untuk dijadikan objek wisata baru di Tasikmalaya.

Semburan di daerah itu, kata dia, merupakan faktor alam, seperti yang pernah terjadi di Kecamatan Cipatujah, masih satu kawasan selatan Kabupaten Tasikmalaya.

"Di Cipatujah juga ada semburan air panas, sampai sekarang ada," katanya.

Ia mengungkapkan, semburan lumpur dan air panas itu diperkirakan ada kaitannya dengan gunung berapi di Kabupaten Tasikmalaya yakni Gunung Galunggung.

"Diperkirakan semburan itu ada kaitannya dengan jalur gunung berapi di Tasikmalaya," katanya.

(ydp)

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini