nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Oknum Guru Aniaya Murid hingga Pingsan, KPAI Temui Mendikbud

Susi Fatimah, Jurnalis · Senin 06 November 2017 13:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 06 65 1809180 oknum-guru-aniaya-murid-hingga-pingsan-kpai-temui-mendikbud-JIGLULRHqV.jpg Mendikbud Muhadjir Effendi

JAKARTA - Oknum guru di salah satu SMP di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung berinisial M tega memukuli muridnya berinisial RHP dengan membabi buta karena hal sepele. Aksi kekerasan tersebut diabadikan hingga menjadi viral di media sosial.

Atas tindakan tersebut, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)akan melakukan pengawasan langsung dengan menemui Mendikbud Muhadjir Effendi dan jajarannya di Kantor Kementerian Pedidikan dan Kebudayaan pada Senin (6/11/2017).

"Pertemuan dengan jajaran pejabat Kemdikbud sangat mendesak karena dalam 4 bulan terakhir, bidang pendidikan KPAI banyak menerima pengaduan terkait kasus kekerasan di pendidikan," ujar Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti dalam pesan singkatnya kepada Okezone, Senin (6/11/2017).

Bahkan, sambung Retno, penanganan kasus kekerasan di sekolah mencapai angka 34% dari total kasus yang diterima terhitung sejak pertengan Juli- awal November 2017. Adapun wilayah kejadian meliputi DKI Jakarta, Sukabumi, Indramayu, Bekasi, Bangka Belitung, Kota Medan, Padangsidempuan, Muaro Jambi, Lombok Barat, Aceh. Dan lain-lain.

"Pertemuan dengan jajaran Mendikbud penting dilakukan untuk melakukan koordinasi secara penanganan kepegawaian bagi guru pelaku. Selain itu, koordinasi dengan Dinas Pendidikan daerah juga penting dilakukan terkait evaluasi Sekolah Ramah Anak (SRA)," tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, KPAI akan berkoordinasi dengan Kementerian PPPA, Dinas PPA (Perempuan dan Perlindungan Anak) dan P2TP2A Pangkal Pinang untuk membantu pemulihan trauma healing bagi korban secara psikologis.

"Jika diperlukan pendampingan LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban), apabila keluarga membawa kasus ini ke jalur hukum maka KPAI juga siap berkoordinasi dengan LPSK," pungkasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini