Image

OKEZONE STORY: Nyamar Jadi Penari Kabaret, Perempuan Mata-Mata AS Ini Sukses 'Tipu' Jepang

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Rabu 08 November 2017, 08:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 07 18 1810008 okezone-story-nyamar-jadi-penari-kabaret-perempuan-mata-mata-as-ini-sukses-tipu-jepang-qrl7fEzTd6.jpg Claire Phillips kembali ke AS setelah sempat dipenjara. (Foto: The Vintage News)

CLAIRE Philip merupakan seorang pahlawan spionase bagi Amerika Serikat (AS) di masa Perang Dunia (PD) II. Pasalnya, ia melakukan usaha keras untuk demi mendapatkan informasi tentang tentara Jepang. Kisah perjuangannya itu dinilai benar-benar luar biasa.

Claire Philip bertahan hidup di tengah kekacauan di Ibu Kota negara Filipina yaitu Manila yang saat itu berada di bawah kekuasaan Jepang. Claire merupakan putri seorang insinyur angkatan laut, Maybelle Snyder dan lahir di Michigan pada 2 Desember 1907.

Setelah Claire lahir, keluarganya pindah ke Portland. Ia dikenal sebagai perempuan yang memiliki kepribadian berapi-api dan penuh semangat. Claire bahkan nekat lari dari rumah untuk bergabung dengan sebuah kelompok sirkus. Kelompok sirkusnya diketahui menggelar tur pertunjukkan di seluruh wilayah Asia Timur pada 1930-an.

Di Filipina, Claire sempat menikah dengan seorang pelaut dan melahirkan seorang putri yang dinamai dengan Diane. Sayangnya pernikahan tersebut harus kandas. Dan kemudian pada 1941, Claire bekerja di sebuah kelab malam di Filipina dan bertemu dengan suami keduanya John V. Phillips yang merupakan anggota dari militer AS.

Tak lama setelah menikah, mereka ditangkap oleh pasukan Jepang yang melakukan invasi ke Manila. Pasangan ini pun segera dikirim ke sebuah kamp penjara. Suami kedua Claire ini diketahui meninggal di dalam tahanan dan membuat perempuan itu menyimpan dendam yang besar terhadap pasukan Jepang.

Kesedihan Claire Phillips membuatnya memilih memberikan dedikasi terhadap angkatan darat AS. Ia lebih dari sekedar dendam, tapi juga mencari cara untuk menyerang para pasukan Jepang. Sempat kembali ke Portland, Claire kembali ke Manila dan memulai kontribusinya dalam perang dengan mengambil tindakan berisiko.

1 / 3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini