Image

AS Minta PBB untuk Menindak Iran yang Diduga Memasok Rudal Balistik untuk Kelompok Pemberontak di Yaman

Putri Ainur Islam, Jurnalis · Rabu 08 November 2017, 17:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 08 18 1810696 as-minta-pbb-untuk-menindak-iran-yang-diduga-memasok-rudal-balistik-untuk-kelompok-pemberontak-di-yaman-1xPua1TzEB.jpg Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley. (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) telah meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bertindak melawan Iran setelah Arab Saudi, sekutu AS, menuduh Teheran "melakukan agresi militer langsung" melalui pemberontak Houthi di Yaman.

Di tengah meningkatnya perang kata-kata, Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman pada menuduh Iran memasok rudal balistik yang ditembakkan pada Sabtu 4 November dari daerah yang dikuasai Houthi ke bandara internasional Riyadh.

Pasukan yang dipimpin Arab Saudi, yang telah memerangi Houthi sejak Maret 2015, berhasil mencegat dan menghancurkan rudal tersebut sebelum mencapai sasarannya. Iran, yang mendukung Houthi, membantah mempersenjatai mereka dan menolak tuduhan Arab Saudi.

BACA JUGA: Ditembak Rudal Balistik dari Yaman, Arab Saudi Salahkan Iran dan Ancam Umumkan Perang

“Dengan menyediakan jenis senjata ini (rudal balistik) ke milisi Houthi di Yaman, Korps Pengawal Revolusi Islam Iran telah melanggar dua resolusi PBB secara bersamaan," kata Duta Besar PBB untuk AS, Nikki Haley, dilansir Al Jazeera, Rabu (8/11/2017).

"Kami mendorong PBB dan mitra internasional untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk meminta pertanggungjawaban rezim Iran atas pelanggaran-pelanggaran ini," tambahnya.

Sekadar diketahui, Arab Saudi menuduh Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan rudal balistik yang diluncurkan Yaman terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh akhir pekan lalu. Riyadh memperingatkan bahwa serangan itu bisa dianggap sebagai sebuah “act of war” atau tindakan yang membenarkan Arab Saudi untuk mengumumkan perang.

BACA JUGA: Iran Tolak Tuduhan Arab Saudi atas Keterkaitannya dengan Tembakan Rudal Balistik dari Yaman

Pemberontak Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, dengan mengatakan bahwa rudal balistik Volcano-1 diproduksi di dalam negeri. Namun, Arab Saudi menuduh Iran memasok senjata tersebut untuk Houthi sehingga serangan tersebut bisa terjadi.

Houthi menyatakan bahwa rudal tersebut diluncurkan sebagai tanggapan atas pemboman yang telah membunuh warga sipil. Houthi telah melepaskan sejumlah rudal melintasi perbatasan dalam beberapa tahun terakhir, tapi ini adalah pertama kalinya rudal mendarat di dekat daerah berpenduduk. Riyadh berada 1.000 kilometer utara perbatasan dengan Yaman.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini