nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Bandar Narkoba, Wakil Ketua DPRD Bali dan Kakak Kandungnya Dicekal

Nurul Hikmah, Jurnalis · Rabu 08 November 2017 04:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 08 340 1810310 jadi-bandar-narkoba-wakil-ketua-dprd-bali-dan-kakak-kandungnya-dicekal-iJRHtst6Zl.jpg Barang bukti penggerebekan di rumah Wakil Ketua DPRD Bali (Ist)

DENPASAR - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali, Jero Gede Komang Swastika, dan kakaknya Wayan Suadana dicekal tidak boleh bepergian keluar negeri. Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo, di Denpasar.

Terkait pencekalan tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Imigrasi dan dengan manajemen Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana dan Pelabuhan Padang Bai Karangasem. "Kami sudah koordinasi dengan pihak imigrasi tarhadap dua orang buronanan tersebut," ungkapnya.

Pencekalan dilakukan lantaran kedua orang itu sering bepergian ke luar negeri. Kendati begitu, dia mengimbau agar kakak beradik pelaku kejahatan narkoba tersebut, menyerahkan diri. "Kalau dari daftarnya tersangka ini sering keluar negeri," ucapnya.

Seperti diberitakan, polisi mendapati puluhan paket sabu, senjata tajam, senjata api dan airsoft gun di kediaman Swastika saat penggerebekan pada 4 November lalu. Rumah Swastika berada di Jalan Batanta, Kota Denpasar.

Saat ini, total tersangka dari penggerebekan rumah milik anggota dewan itu berjumlah 9 orang, sebelumnya ada 6 orang yang dijadikan tersangka. "Tersangka bertambah dengan tiga orang tersebut,"ungkapnya.

Enam orang lebih dulu menyandang status tersangka, yaitu Gede Juniarta (21), Dandi Suardika (19), Rahman (42), Sumiati (41), Nurhasim alias Bento (37) dan Agus Sastrawan (30) mendekam di sel Mapolresta. Sementara itu, Dewi Rata istri Wakil DPRD Bali tersebut sudah di tangkap.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini