nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diduga Incar Polisi Senior, Bom Bunuh Diri di Pakistan Tewaskan 3 Orang

Putri Ainur Islam, Jurnalis · Kamis 09 November 2017 17:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 09 18 1811395 diduga-incar-polisi-senior-bom-bunuh-diri-di-pakistan-tewaskan-3-orang-kZ3cmU1FvM.jpg Mobil yang diledakkan oleh pelaku bom bunuh diri. (Foto: Reuters)

QUETTA – Aksi seorang pelaku bom bunuh diri mengakibatkan seorang pejabat polisi senior di Pakistan yang dalam perjalanan untuk bekerja, serta dua lainnya tewas seketika. Ia meledakkan bom tersebut di provinsi barat daya Balochistan yang kerap bergejolak, ungkap otoritas setempat.

"Tiga orang dilaporkan meninggal dunia termasuk (Inspektur Jenderal) Hamid Shakeel dan sopirnya," kata juru bicara pemerintah provinsi Anwar Ul Haq Kakar, dilansir dari Reuters, Kamis (9/11/2017).

Inspektur Jenderal Moazzam Jah menambahkan, Inspektur Shakeel sedang dalam perjalanan untuk bekerja di ibu kota provinsi tersebut, Quetta, ketika pelaku bom bunuh diri mencegat kendaraannya. Seorang perwira polisi lainnya terbunuh dan tiga petugas luka parah, tambahnya.

BACA JUGA: Duar! Bom Meledak di Pakistan, 15 Orang Tewas

Balochistan diguncang serangkaian serangan sejak akhir 2016 dan telah menewaskan lebih dari 180 orang. Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran tentang kehadiran militan yang terus berkembang, termasuk pejuang yang berafiliasi dengan ISIS dan mengklaim telah melakukan beberapa pemboman di provinsi tersebut.

Selain itu, serangan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan untuk proyek ekonomi Pakistan-China senilai USD57 miliar atau Rp94 triliun, yaitu berupa sebuah transportasi dan energi yang direncanakan dari China barat ke pelabuhan air selatan Pakistan, Gwadar.

Seorang juru bicara dari kelompok Tehreek-e-Taliban, yang juga dikenal sebagai Taliban-Pakistan, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

BACA JUGA: Innalillahi... Bom Bunuh Diri Meledak di Pakistan, 18 Orang Tewas

Serangan terhadap petugas keamanan di Balochistan dilaporkan semakin meningkat, dengan empat bom bunuh diri dan satu serangan bersenjata yang menargetkan polisi selama enam bulan terakhir.

Sebelumnya, Balochistan diguncang oleh bom pada Agustus lalu. Ledakan dahsyat tersebut terjadi bertepatan ketika parade patroli militer tengah melewati lokasi kejadian perkara. Seorang pejabat lokal, Sarfraz Bugti menduga bahwa kemungkinan besar bom itu ditargetkan untuk menyerang patroli militer tersebut.

"Menurut informasi yang kami terima sejauh ini, ada 15 korban jiwa dan sekira 40 orang lainnya terluka," ujar Bugti.

Kantor berita lokal Pakistan melaporkan dari 15 korban tewas terdapat 7 warga sipil. Sebelumnya, Panglima Jenderal Militer Pakistan, Qamar Javed Bajwa telah mengeluarkan peringatan bahwa kemungkinan besar kelompok ekstremis akan melancarkan serangan guna mengganggu perayaan kemerdekaan Pakistan dari Inggris ke-70.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini