Image

Mantap! Media China Puji Pertemuan Trump dengan Xi Jinping

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 10 November 2017, 10:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 10 18 1811702 mantap-media-china-puji-pertemuan-trump-dengan-xi-jinping-bcwQvuXeKB.jpg Foto: Reuters

BEIJING – Media Pemerintah China memuji suasana dan hasil dari kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke Beijing. Dalam pertemuannya, Trump dan Presiden China, Xi Jinping dinilai telah berhasil meletakkan sebuah cetak biru baru untuk menangani hubungan antara Beijing dengan Washington dan berhasil mengesampingkan perbedaan mereka.

BACA JUGA: Tiba di Jepang, Trump Ajak Sekutu Putuskan Sanksi Tegas untuk Korut

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis, 9 November waktu setempat, Trump meminta China berbuat lebih banyak untuk menekan Korea Utara (Korut) terkait ambisi nuklir dan program rudal balistiknya serta menyampaikan kritiknya terkait isu perdagangan China yang dinilai tak adil terhadap AS. Namun, Trump juga melontarkan pujiannya terhadap janji Xi yang menyatakan China akan lebih terbuka terhadap kehadiran perusahaan asing di negaranya. Kedua kepala negara juga dilaporkan menyaksikan penandatanganan perjanjian dagang senilai USD250 miliar.

"Meskipun perbedaan yang mengganggu hubungan bilateral tidak langsung hilang, Hal terpenting yang dapat diambil dari perundingan mereka di Beijing adalah pendekatan konstruktif terhadap isu-isu yang kedua pemimpin ini tunjukkan," demikian dilaporkan surat kabar China Daily.

"Keduanya menyatakan kesediaan mereka untuk bekerja bersama-sama, daripada saling bersaing dalam menangani perbedaan antara kedua negara, terutama mengenai isu perdagangan dan program nuklir Republik Rakyat Demokratik Korea (nama resmi dari Korut),” demikian laporan China Daily yang dilansir Reuters, Jumat (10/11/2017).

Pemerintah China memberi perhatian besar terhadap kunjungan Trump dan istrinya, Meliana. Presiden Xi bahkan secara pribadi menemani kedua tamu negara itu dalam tur di Kota Terlarang.

Kedatangan Trump ke China bertujuan untuk meminta Xi mengambil tindakan yang lebih banyak dalam mengendalikan Korut yang terus melakukan uji coba nuklir dan rudal balistik. Tindakan Korut tersebut telah membuat marah Washington dan Beijing.

BACA JUGA: Trump Kepada Korut: Jangan Remehkan Kami!

Meski memiliki hubungan yang dekat dengan Pyongyang, Beijing telah menegaskan komitmennya untuk mencapai denuklirisasi Korut melalui proses perundingan.

China telah berulang kali mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberlakukan sanksi PBB terhadap Korut. Namun upaya yang lebih besar diperlukan untuk membuat semua pihak kembali ke meja perundingan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini