Image

Yuddy Chrisnandi: Karena Jasa Pahlawan, Bangsa Indonesia Berdiri Sejajar dengan Bangsa Lain

Awaludin, Jurnalis · Sabtu 11 November 2017, 02:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 11 337 1812419 yuddy-chrisnandi-karena-jasa-pahlawan-bangsa-indonesia-berdiri-sejajar-dengan-bangsa-lain-cdBwmvmVJB.jpeg Dubes RI untuk Ukraine, Yuddy Chrisnandi (Foto: Ist)

JAKARTA - Tepat di Hari Pahlawan 10 November, Dubes RI untuk Ukraina, Yuddy Chrisnandi melakukan soft launching Miniatur Indonesia di Ukraine in Miniature Park atau Taman Miniatur Ukraina di Kota Kyiv.

Menurut Dubes Yuddy, soft launching miniatur Indonesia ini sekaligus memperingati Hari Pahlawan 10 November.

“Karena dengan jasa pahlawan, kini bangsa Indonesia bisa berdiri sejajar dengan bangsa lain, bahkan budaya Indonesia dikenal dunia. Hal inilah yang menjadi pertimbangan soft launching Miniatur Indonesia ini dilaksanakan bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2017”, ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (11/11/2017).

Situs kebudayaan miniatur Indonesia di Ukraine in Miniature Park terdiri dari Replika Tugu Monas, Candi Borobudur, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral Jakarta dan Pura Ulun Danu Bali. Warga Ukraina bisa menikmati gambaran keberagaman dan luasnya Indonesia.

“Ukraine in Miniature Park sendiri adalah satu-satunya taman miniatur yang ada di Ukraina yang berdiri pada tahun 2006. Dengan letaknya yang strategis di Kota Kyiv dan lahan seluas 2 hektare persegi, tempat ini menjadi tujuan wisata utama di Ukraina”, ujarnya.

Di tempat ini pula, replika seluruh bangunan terkenal di Ukraina seperti gedung Parlemen Verkhovna Rada hingga Gereja Katedral Orthodoks Saint Sofia bisa ditemui. Semua bangunan tersebut terbuat dari bahan, desain arsitektur Ukraina dan dibuat di Ukraina.

Namun patut dicatat, Indonesia adalah negara sahabat pertama yang diberikan kesempatan memperoleh area miniaturnya.

"Kini di area seluas 8,5 m x 7 m atau sekitar 60 meter persegi, pengunjung obyek wisata tersebut dapat menikmati miniatur Indonesia. Ini adalah salah satu bentuk keberhasilan diplomasi budaya,” ujar mantan Menpan dan RB tersebut.

Upaya tersebut bukanlah upaya yang mudah. Terlebih, pembiayaannya merupakan swadaya dan juga sumbangan dari PT Bank BNI. Setelah dilakukan pengukuran di lapangan, diperlukan pembuatan replika yang detil dan serupa dengan aslinya mengingat ini adalah sebuah situs kebudayaan permanen.

Sebuah perusahaan furnitur dari bahan tembaga yang biasa mengerjakan replika di Boyolali Jawa Tengah, CV. Mesail Craft, bersedia mengerjakan pekerjaan rumit tersebut.

Sementara saat pengerjaan miniatur itu sendiri, dipantau langsung oleh Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi.

"Saya mendapatkan telefon dari Prof Yuddy, Duta Besar Ukraina, untuk ikut memantau dan men-support pengerjaan miniatur. Kebetulan pabriknya ada di wilayah kerja saya. Bekerjasama dengan Mesail Craft, saya ikut bangga produk lokal kita, produk Boyolali, bisa terpampang di dunia internasional," tutur Aries Andhi.

Miniatur Indonesia ini 90% terbuat dari tembaga. Hanya rangkanya saja terbuat dari besi. Rangka besi untuk memberikan kekuatan untuk cuaca ekstrem misalnya badai salju dan lainnya sering terjadi khususnya di daerah eropa timur seperti Ukraina. Dengan bahan tembaga, diharapkan miniatur ini dapat bertahan hingga lebih dari 50 tahun dengan perawatan yang baik.

Situs kebudayaan berupa miniatur ini merefleksikan keberagaman Indonesia yang diikat oleh Ideologi Pancasila, kata Yuddy. Selain itu, miniatur tersebut mampu menggambarkan besarnya Indonesia dengan 17,500 pulau di wilayah, terbentang 1,811,570 kilometer persegi dan penduduk sekira 261,1 juta jiwa.

"Replika Masjid Istiqlal, Gereja Katedral Jakarta, Pura Ulun Danu Bali dan Candi Borobudur serta Tugu Monas dapat dilihat oleh pengunjung obyek wisata itu sebagai simbol Bhinneka Tunggal Ika," ungkapnya.

Di Hari Pahlawan ini, ia ingin menunjukkan kepada bangsa lain di dunia bahwa di Indonesia perbedaan bukanlah menjadi penghalang. Dengan sekitar 300 etnis dan 700 bahasa, pendiri negara kita bersatu mendirikan negara Indonesia.

"Para pahlawanlah yang membuat negara Indonesia bisa berdiri utuh hingga saat ini," ujarnya.

Soft Launching Miniature Park ini dihadiri oleh warga negara Indonesia di Ukraina dan para undangan pejabat diplomatik Negara sahabat dan warga Ukraina. Yang menarik, tampak hadir dalam upacara hari Pahlawan di Kyiv kali ini, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, KH Fadhil, juga Mufti Ukriana Dr. Syeikh Ahmed Tamim.

Saat menyampaikan sambutan, Dubes Yuddy menjelaskan bahwa situs Kebudayaan ini adalah upaya bersama dari seluruh masyarakat. Ini adalah sumbangsih perayaan 25 tahun Indonesia – Ukraina.

Adanya situs kebudayaan adalah promosi budaya sepanjang masa yang akan menarik wisatawan ke Indonesia. Dirinya mewakili pemerintah Indonesia menyampaikan terima-kasih khususnya kepada BNI yang membantu pengiriman replika hingga bisa ditempatkan secara permanen di obyek wisata Ukraine in Miniature Park, Kyiv.

Tak lupa, ia juga menyampaikan penghargaan termasuk kepada staf KBRI Kyiv, pengelola obyek wisata serta Pemerintah Ukraina. Rencananya, grand launching situs ini akan dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada April atau Mei 2018 saat berkunjung ke Ukraina.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini