Image

OKEZONE STORY: Ketika Masyarakat AS Dihebohkan Kasus Pelajar Hamil di Luar Nikah

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 13 November 2017, 08:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 13 18 1812874 okezone-story-ketika-masyarakat-as-dihebohkan-kasus-pelajar-hamil-di-luar-nikah-RnKlUMWcJ2.jpg Sepasang remaja yang menghebohkan AS pada 1996. (Foto: AP)

KEBEBASAN individu begitu diagung-agungkan di Amerika Serikat (AS). Selama Anda tidak melanggar hukum atau undang-undang yang berlaku, maka ranah privasi Anda pasti dihormati. Tak jarang kebebasan itu justru kelewat batas yang dianggap tabu.

Salah satu contohnya adalah seks bebas. Bagi warga AS, hubungan badan adalah hal privasi yang tidak boleh diganggu oleh siapa pun. Namun, sebebas-bebasnya Negeri Paman Sam, toh warga AS pernah dikejutkan dengan kasus pelajar setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) pada 1996.

Pasangan kekasih yang menghebohkan AS itu bernama Brian Peterson dan Amy Grossberg. Si perempuan hamil ketika memasuki tingkat akhir masa SMA. Meski demikian, Amy berhasil menyembunyikan kehamilan itu dari keluarga dan teman-teman dekatnya.

Tentu saja perut Amy yang semakin besar tidak bisa selamanya disembunyikan. Amy Grossberg lantas mengirim surat kepada Brian Peterson yang mengungkapkan waktu kelahiran si jabang bayi semakin dekat. Ia merasa sebal dengan si jabang bayi dan mulai banyak pikiran aneh di kepalanya.

“Maaf, aku terlihat gendut dan jelek. Aku berharap bisa memiliki tubuh yang indah kembali. Yang aku inginkan hanyalah ini semua segera berakhir. Aku tidak ingin ketahuan. Tidak,” tulis Amy kepada kekasihnya, mengutip dari History, Senin (13/11/2017).

Pasangan kekasih itu kemudian memutuskan untuk menginap di sebuah motel di Delaware. Selama mereka mengasingkan diri itu, Amy melahirkan seorang bayi dengan berat 2,8 kilogram (kg). Tak menunggu waktu lama, Brian segera menaruh bayi itu ke kantong sampah. Ia membuang bayi tersebut ke tempat sampah di belakang motel.

Sepandai-pandainya menyimpan bangkai, pasti akan tercium jua. Jasad bayi itu berhasil ditemukan dalam hitungan hari. Pengungkapan kasus tersebut segera menjadi perhatian di seantero Amerika Serikat.

Berdasarkan hasil otopsi, tim forensik memastikan bahwa bayi itu masih hidup ketika dilahirkan ke dunia. Makhluk kecil itu meninggal dunia akibat cedera kepala berat. Fakta tersebut sekaligus membantah kesaksian Amy dan Brian yang mengklaim bahwa bayi itu sudah meninggal ketika lahir.

Jaksa Penuntut Umum berupaya menjerat pasangan kekasih itu dengan pasal pembunuhan. Akan tetapi, Amy dan Brian kemudian mengaku bersalah sehingga pasal dakwaan keduanya diturunkan oleh tim penyidik.

Sikap kooperatif Brian Peterson membuatnya hanya divonis hukuman dua tahun penjara oleh hakim. Sementara itu, Amy Grossberg juga mendapat hukuman yang sama dengan perpanjangan enam bulan kurungan. Saat dijatuhi hukuman, Amy memberikan testimoni penyesalannya yang cukup mendalam.

“Saya tidak mempedulikan apa yang terbaik bagi bayi saya. Dan rasa sakit itu akan saya bawa sepanjang hidup,” ucap Amy Grossberg.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini