Image

Serbuk Putih Ditemukan di Konjen AS di Hong Kong, Pelayanan Ditutup

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 13 November 2017, 22:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 13 18 1813432 serbuk-putih-ditemukan-di-konjen-as-di-hong-kong-pelayanan-ditutup-Ms2RGGAfAj.jpg Petugas keamanan berjaga selama pemeriksaan serbuk putih yang ditemukan di Konjen AS di Hong Kong. (Foto: AFP)

HONG KONG – Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat (AS) di Hong Kong ditutup setelah serbuk putih ditemukan di sana. Untuk mengantisipasi hal buruk terjadi, mereka melaporkan barang misterius itu ke pihak keamanan setempat.

Sebagaimana diwartakan Asia One, Senin (13/11/2017), polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung memeriksa amplop berisi bubuk putih tersebut. Kondisi siaga keamanan pun diberlakukan di Konjen AS selama penyelidikan tersebut.

Akibat serbuk putih ini, layanan pembuatan visa dihentikan sementara. Warga yang sudah datang dan tengah mengantre akhirnya diminta untuk meninggalkan tempat tersebut.

BACA JUGA: Duh! 16 Diplomat AS Alami Gangguan Pendengaran di Kuba

Saat melakukan pemeriksaan, otoritas berwenang menggunakan pakaian dan masker khusus. Mereka melakukan pemeriksaan di luar gedung Konsulat AS yang teletak di distrik yang tengah sibuk di sebelah selatan Hong Kong.

Tak hanya polisi, empat mobil vak milik pihak keamanan dan sebuah truk pengangkut bom juga dikerahkan ke sana. Mereka berada di pintu masuk utama yang tertutup.

"Kami ingin mengonfirmasi bahwa sebuah amplop berisi bubuk putih dibuka di dalam Konsulat Jenderal AS hari ini," kata juru bicara Konsulat Jenderal AS di Hong Kong.

Pemeriksaan pun akhirnya selesai dilakukan. Pihak konsulat mengatakan bahwa bedak itu tidak berbahaya.

"Insiden tersebut sekarang telah dipecahkan. Pelayanan pembuatan visa untuk hari tersebut tetap ditutup," jelas juru bicara.

BACA JUGA: Kedutaan Besar Rusia Diserang Dua Granat

Menurut pihak Konjen AS, penutupan ini dilakukan demi keselamatan para karyawan dan juga pengunjung. Hal ini menjadi prioritas pihak mereka, yakni selalu menjaga keamanan di sana.

Pada September, staf Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Havana, Kuba, juga mendapat serangan sonik misterius. Akibatnya, banyak pekerja yang sakit di bagian pendengaran hingga harus mendapat perawatan khusus.

Pemerintah Negeri Paman Sam langsung bertindak saat menghentikan penyerangan misterius ini. Selain melakukan penyelidikan, lebih dari separuh staf di Kedubes AS di Kuba pun dipulangkan karena khawatir serangan dapat membahayakan mereka. (DJI)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini