Image

Kerap Dikaitkan dengan Kasus e-KTP, Ganjar Diprediksi Mulus Pimpin Jateng Lagi

Febrianto, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 06:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 13 340 1813384 kerap-dikaitkan-dengan-kasus-e-ktp-ganjar-diprediksi-mulus-pimpin-jateng-lagi-SPGcOfTIwQ.jpg

Kerap Dikaitkan dengan Kasus e-KTP, Ganjar Diprediksi Mulus Pimpin Jateng Lagi
SEMARANG - Daerah Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai basis PDIP atau bisa disebut "kandang banteng". Pemilihan Gubernur Jawa Tengah yang akan berlangsung tahun depan sepertinya akan memuluskan Ganjar Pranowo menduduki orang nomor satu di Jateng bila dimajukan lagi oleh PDIP.
Pengamat politik asal Universitas Diponegoro (Undip), Teguh Yuwono, mengatakan PDIP memiliki basis massa yang kuat di Jateng. Terbukti sudah empat nama yang diusung PDIP, yakni Mardiyanto, Ali Mufiz, Bibit Waluyo, dan Ganjar berturut-turut bisa mulus melenggang duduk di kursi gubernur.
Popularitas dan elektabilitas Ganjar Pranowo menjadi modal kuat dalam konstestasi Pemilihan Gubernur Jateng 2018. Meski nama politikus PDIP itu kerap disebut-sebut tersangkut kasus korupsi e-KTP, namun tak menyurutkan tingkat kepercayaan para pemilih.
“Rakyat tidak percaya Ganjar tersangkut kasus e-KTP, sebanyak 78 persen. Angka yang lumayan besar di atas 75 persen. Artinya rakyat tidak terpengaruh dengan kasus hukum Ganjar. Apalagi pemilih di Jateng itu pemilih tradisional, jadi kalau dulu pilih PDIP besok juga akan PDIP,” kata Teguh, Senin (13/11/2017).
Dominasi PDIP di Jateng mengakibatkan partai lain harus berhitung lebih cermat untuk melancarkan strategi politik. Apalagi, hanya partai besutan Megawati Soekarnoputri itu yang bisa mengusung calon sendiri untuk maju di Pilgub Jateng.
“Pertarungan sebetulnya cuma di internal PDIP saja. Sebetulnya Pilgub Jateng selesai jika rekomendasi (PDIP) selesai,” pungkasnya. (feb)

SEMARANG - Daerah Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai basis PDIP atau bisa disebut "kandang banteng". Pemilihan Gubernur Jawa Tengah yang akan berlangsung tahun depan sepertinya akan memuluskan Ganjar Pranowo menduduki orang nomor satu di Jateng bila dimajukan lagi oleh PDIP.

Pengamat politik asal Universitas Diponegoro (Undip), Teguh Yuwono, mengatakan PDIP memiliki basis massa yang kuat di Jateng. Terbukti sudah empat nama yang diusung PDIP, yakni Mardiyanto, Ali Mufiz, Bibit Waluyo, dan Ganjar berturut-turut bisa mulus melenggang duduk di kursi gubernur.

Popularitas dan elektabilitas Ganjar Pranowo menjadi modal kuat dalam konstestasi Pemilihan Gubernur Jateng 2018. Meski nama politikus PDIP itu kerap disebut-sebut tersangkut kasus korupsi e-KTP, namun tak menyurutkan tingkat kepercayaan para pemilih.

“Rakyat tidak percaya Ganjar tersangkut kasus e-KTP, sebanyak 78 persen. Angka yang lumayan besar di atas 75 persen. Artinya rakyat tidak terpengaruh dengan kasus hukum Ganjar. Apalagi pemilih di Jateng itu pemilih tradisional, jadi kalau dulu pilih PDIP besok juga akan PDIP,” kata Teguh, Senin (13/11/2017).

Dominasi PDIP di Jateng mengakibatkan partai lain harus berhitung lebih cermat untuk melancarkan strategi politik. Apalagi, hanya partai besutan Megawati Soekarnoputri itu yang bisa mengusung calon sendiri untuk maju di Pilgub Jateng.

“Pertarungan sebetulnya cuma di internal PDIP saja. Sebetulnya Pilgub Jateng selesai jika rekomendasi (PDIP) selesai,” pungkasnya. (feb)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini