nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ganjar Diyakini Calon Kuat Pilgub Jateng, tapi Hal Ini Bisa Jadi Batu Sandungan

Taufik Budi, Jurnalis · Senin 13 November 2017 16:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 13 512 1813246 ganjar-diyakini-calon-kuat-pilgub-jateng-tapi-hal-ini-bisa-jadi-batu-sandungan-Lrxd6s5XlP.jpg Ilustrasi (Regita/Okezone)

SEMARANG - Popularitas dan elektabilitas Ganjar Pranowo menjadi modal kuat dalam konstestasi Pemilihan Gubernur Jateng 2018. Meski nama politikus PDIP itu kerap disebut-sebut tersangkut kasus korupsi e-KTP, namun tak menyurutkan tingkat kepercayaan para pemilih.

“Ganjar hanya bisa dikalahkan jika tidak direkomendasi PDIP. Kemudian Ganjar tersangka KPK (kasus e-KTP), baru selesai. Di luar itu Ganjar masih menang,” kata pengamat politik asal Universitas Diponegoro (Undip), Teguh Yuwono, Senin (13/11/2017).

Dia menegaskan, PDIP memiliki basis massa yang kuat di Jateng. Bahkan, Jateng dianggap sebagai ‘kandang banteng’. Terbukti sudah empat nama yang diusung PDIP, yakni Mardiyanto, Ali Mufiz, Bibit Waluyo, dan Ganjar berturut-turut bisa mulus melenggang duduk di kursi gubernur.

“Rakyat tidak percaya Ganjar tersangkut kasus e-KTP, sebanyak 78 persen. Angka yang lumayan besar di atas 75 persen. Artinya rakyat tidak terpengaruh dengan kasus hukum Ganjar. Apalagi pemilih di Jateng itu pemilih tradisional, jadi kalau dulu pilih PDIP besok juga akan PDIP,” jelasnya.

Dominasi PDIP di Jateng mengakibatkan partai lain harus berhitung lebih cermat untuk melancarkan strategi politik. Apalagi, hanya partai besutan Megawati Soekarnoputri itu yang bisa mengusung calon sendiri untuk maju di Pilgub Jateng.

“Pertarungan sebetulnya cuma di internal PDIP saja. Sebetulnya Pilgub Jateng selesai jika rekomendasi (PDIP) selesai,” pungkasnya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini