Image

Alhamdulillah, Arab Saudi Akan Buka Kembali Bandara dan Pelabuhan di Yaman

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 13:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 14 18 1813708 alhamdulillah-arab-saudi-akan-buka-kembali-bandara-dan-pelabuhan-di-yaman-fQpjcb4Ouf.jpg Foto: Reuters

RIYADH – Koalisi pimpinan Arab Saudi yang bertempur melawan kelompok Houthi di Yaman dilaporkan akan mulai membuka kembali bandara-bandara dan pelabuhan di negara itu guna mengizinkan aliran bantuan masuk ke Yaman. Keputusan itu diambil menyusul tekanan dari kelompok hak asasi manusia (HAM) dan badan-badan dunia.

BACA JUGA: Ya Ampun... Semua Akses Ditutup Arab Saudi, Jutaan Rakyat Yaman Terancam Bencana Kelaparan Parah

"Langkah pertama dalam proses ini akan diambil dalam waktu 24 jam dan melibatkan pembukaan kembali semua pelabuhan di wilayah-wilayah yang dikendalikan oleh pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, yang didukung oleh koalisi,” demikian pernyataan dari koalisi yang dilansir New Arab, Selasa (14/11/2017).

“Koalisi yang dipimpin Saudi berharap bahwa tindakan tersebut akan mencegah penyelundupan senjata, amunisi, bagian rudal dan uang tunai yang secara teratur dipasok oleh Iran dan antek-anteknya kepada pemberontak Houthi",  jelas pernyataan tersebut.

Koalisi mengatakan akan membuka kembali pelabuhan di Aden, Mocha dan Mukalla yang dikuasai pemerintah Yaman yang diakui. Sementara untuk pelabuhan di wilayah sengketa atau yang dikuasai Houthi seperti Hodeida, koalisi akan meminta PBB mengirimkan tim ahli untuk membahas mengenai cara memastikan tidak ada penyelundupan senjata yang terjadi.

Arab Saudi menutup semua akses darat, laut dan udara ke Yaman menyusul serangan rudal balistik ke Riyadh yang diluncurkan kelompok Houthi di Yaman awal bulan ini. Arab Saudi menuduh Iran telah menyuplai rudal dan persenjataan untuk Houthi yang digunakan untuk melancarkan serangan ke Riyadh.

Namun, penutupan akses tersebut berdampak pada terputusnya bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan warga Yaman. PBB memperingatkan bahwa penutupan tersebut dapat membuat jutaan warga Yaman menderita kelaparan dan mendesak Arab Saudi untuk segera membuka blokadenya.  

BACA JUGA: Ditembak Rudal Balistik dari Yaman, Arab Saudi Salahkan Iran dan Ancam Umumkan Perang

Koalisi pimpinan Arab Saudi turut terlibat dalam pertempuran di Yaman pada Maret 2015 untuk membantu Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi yang terdesak oleh kelompok Houthi. Sejak saat itu, data dari PBB menyebutkan, lebih dari 8.670 orang, 60 persen di antaranya warga sipil,  telah terbunuh dan 49.960 terluka akibat serangan udara dan pertempuran di Yaman.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini