Image

Kabut Terlampau Tebal, Helikopter Tak Bisa Usir Polusi Udara di India

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 14:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 14 18 1813783 kabut-terlampau-tebal-helikopter-tak-bisa-usir-polusi-udara-di-india-qyzALXUztK.jpg Polusi udara di New Delhi, India. (Foto: Reuters)

NEW DELHI – Kabut tebal yang menyelimuti Kota New Delhi, India, semakin mengkhawatirkan. Berbagai cara pun dilakukan pemerintah setempat untuk mengurangi asap tebal tersebut.

Salah satu hal yang dilakukan adalah melakukan menyemprotkan air dari udara. Namun, upaya itu tampaknya tidak dapat berjalan dengan baik. Pasalnya, helikopter pemadam kebakaran tak dapat terbang karena kabut yang semakin tebal.

Kabar ini pun telah diterima oleh administrator kota. Mereka mengatakan bahwa helikopter tersebut tidak dapat membantu menghilangkan kabut asap hingga bersih.

"Saat ini, dengan kabut asap yang setebal itu, helikopter tidak mungkin beroperasi. Kami telah menyampaikan hal tersebut kepada pemerintah Delhi. Ada pertemuan mengenai hal ini pada hari Senin,” ujar Ketua dan Managing Director Perusahaan Helikopter, BP Sharma, sebagaimana dikutip dari The Guardian, Selasa (14/11/2017).

BACA JUGA: Akibat Kabut Asap yang Semakin Parah, Sekolah-Sekolah di Ibu Kota India Diliburkan

Selain karena kabut yang tebal, upaya ini juga terkendala oleh hal lain. Di Kota New Delhi, terutama di bagian selatan, banyak terdapat gedung pemerintahan, termasuk gedung parlemen, kepresidenan, dan perdana menteri sehingga pesawat dilarang terbang ke sana tanpa pengawasan yang ketat.

“Ada beberapa masalah dan hal ini akan dikerjakan sementara prosedur operasi standar dibuat. Masalah ini dikonsultasikan dengan semua pemangku kepentingan,” tuturnya.

Polusi udara di New Delhi memang mencapai titik yang sangat mengkhawatirkan. Sebuah studi pada 2015 mengungkap bahwa 52% komponen partikel di udara New Delhi berasal dari debu yang berasal dari puluhan ribu mobil yang melintasi jalanan di sana. Pasir dan tanah yang terbongkar dari lokasi konstruksi juga berkontribusi terhadap pencemaran di udara tersebut.

Namun, para ahli meragukan upaya yang dilakukan pemerintah. Mereka ragu, penyemprotan air dapat mengurangi polusi tersebut.

BACA JUGA: WADUH! Polusi Udara New Delhi Capai Tingkat Berbahaya

Kabut ini tentu telah mengganggu aktivitas masyarakat India. Pada pekan lalu, Pemerintah New Delhi memutuskan untuk menutup semua sekolah di sana. Hal ini dilakukan karena polusi udara yang semakin memburuk dan sangat membahayakan kesehatan anak-anak di New Delhi.

Buruknya udara di sana membuat Kementerian Kesehatan India mengimbau warga yang mengalami masalah pernapasan untuk tetap berada di rumah. Ia meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. (DJI)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini