Image

Ketahuan Punya Kewarganegaraan Ganda, Satu Lagi Anggota Parlemen Australia Mundur

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 17:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 14 18 1813941 ketahuan-punya-kewarganegaraan-ganda-satu-lagi-anggota-parlemen-australia-mundur-6PGTErqc3P.jpg Jacqui Lambie, anggota parleman Australia yang mengundurkan diri karena kewarganegaraan ganda. (Foto: Timeslive)

CANBERRA - Pemerintah Australia diguncang oleh kasus kewarganegaraan dari seorang anggota parlemen yaitu Senator Jacqui Lambie. Selain memiliki kewarganegaraan Australia, Lambie juga memiliki kewarganegaraan Inggris.

Kasus ini membuat perempuan Australia berusia 46 tahun itu memilih mengundurkan diri. Lambie menyatakan, bahwa ia memang telah melanggar konstituasi. "Saya mungkin seharusnya sedikit lebih pintar dan memeriksa masalah kewarganegaraan," ujar Lambie.

Sebagaimana dilansir dari Bloomberg, Selasa (14/11/2017), Lambie mewarisi kewarganegaraan Inggris dari ayahnya yang merupakan kelahiran Skotlandia. "Saya tidak tahu siapa yang merasa lebih buruk, saya atau ayah saya. Kupikir kami berdua sama-sama merasa terluka," imbuhnya.

Kasus yang mengguncang pemerintahan di bawah kekuasaan Perdana Menteri (PM), Malcolm Turnbull ini telah menimbulkan pertanyaan tentang asal-usul beberapa anggota parlemen lainnya. Sebelumnya, kasus serupa juga sempat terjadi pada Juli lalu, ketika 2 senator mengundurkan diri karena kewarganegaraan ganda.

Konstitusi Australia diketahui melarang seseorang yang memiliki kewarganegaraan ganda menduduki posisi penting di pemerintahan. Sebagian besar dari mereka yang memiliki status kewarganegaraan ganda diketahui tidak menyadari hal tersebut.

Kewarganegaraan ganda itu didapatkan melalui warisan orangtua dan mereka lupa untuk melepaskan hak-hak tersebut sebelum mencalonkan diri ke parlemen. Lambie mengumumkan pengunduran dirinya dalam sebuah pidato dan tak mampu menahan air mata.

Timeslive melaporkan, di hadapan anggota parlemen, Lambie mengatakan jika ia juga baru saja mengetahui tentang kewarganegaraan gandanya dari kakek dan ayahnya yang berasal dari Skotlandia.

"Siapa pun yang mengenal ayah saya akan terkejut membayangkannya sebagai orang lain selain orang Aussie. Ayah saya percaya bahwa dia telah meninggalkan kewarganegaraannya bertahun-tahun yang lalu. Dengan sangat menyesal saya harus memberitahu Anda bahwa saya ternyata tidak memenuhi persyaratan (anggota parlemen)," terang Lambie dalam pidatonya.

Krisis kewarganegaraan menjadi masalah bagi pemerintahan PM Turnbull setelah Pengadilan Tinggi Australia menegaskan kembali sebuah ketentuan dalam konstitusi negara bagian 1901 yang melarang seseorang berkewarganegaraan ganda untuk melayani di parlemen federal. Aturan ini telah ditegaskan pada 27 Oktober lalu dan memicu pengunduran diri beberapa senator dan 2anggota koalisi Turnbull di majelis rendah termasuk Wakil Perdana Menteri, Barnaby Joyce.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini