Image

JK Pertanyakan Langkah Setya Novanto Gugat UU KPK ke MK: Kenapa Baru Diajukan?

Reni Lestari, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 16:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 14 337 1813894 jk-pertanyakan-langkah-setya-novanto-gugat-uu-kpk-ke-mk-kenapa-baru-diajukan-EHixFjQgMI.jpg Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto Antara

JAKARTA – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan semua orang bisa mengajukan gugatan uji materi Undang-Undang ke Mahkamah Konstitusi (MK) selama memiliki kedudukan hukum atau legal standing.

Pernyataan itu terkait langkah Ketua DPR Setya Novanto yang menggugat Undang-Undang No. 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun demikian, JK mempertanyakan mengapa gugatan ke MK tersebut baru dilayangkan sesudah Setya Novanto kembali ditetapkan tersangka dalam kasus korupsi proyek e-KTP.

"Semua orang yang mempunyai legal standing boleh mengajukan ke MK. Pertanyaannya, kenapa baru diajukan? Itu pertanyaannya kan," kata JK di kantornya, Selasa (14/11/2017).

(Ketua DPR Setya Novanto. Foto dok Okezone)

Sebelumnya diketahui, melalui kuasa hukum Fredrich Yunadi, Setya Novanto mengajukan permohonan uji materi UU KPK ke MK. Pengajuan gugatan tersebut menyusul ditetapkannya kembali Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP.

Setya Novanto kemudian melaporkan Ketua KPK Agus Rahardjo, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman, dan penyidik KPK Damanik ke Bareskrim Polri dengan tuduhan penyalahgunaan kekuasaan.

Pelaporan tersebut terkait penerbitan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik), Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), dan pengumuman Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP.

JK mengimbau, apa pun langkah yang diambil Setya Novanto terkait kasus yang menjeratnya, tidak boleh keluar dari koridor hukum.

"Itu ya namanya usaha. Banyak orang berusaha untuk bebas dengan cara bermacam-macam. Jadi ya selama hukum membolehkan silakan saja," ujar dia.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini