Image

Hati-Hati Ruas Jalinsum Longsor, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Liansah Rangkuti, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 20:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 14 340 1814082 hati-hati-ruas-jalinsum-longsor-arus-lalu-lintas-dialihkan-9hQBruQwnT.jpg Longsor di ruas Jalinsum (foto: Liansah/Okezone)

TAPSEL - Ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tengah yang menghubungkan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara km 5 tepatnya di Aek Sulum, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok sementara ditutup dan dialihkan. Sebab, ruas jalan nasional itu putus akibat longsor.

Untuk menghindari bahaya dan juga antrian panjang, Polres Tapsel sementara waktu menutup total arus lalulintas dijalur itu. Hal itu disampaikan Kapolres Tapsel M Iqbal Harahap, saat dikonfirmasi.

"Penutupan harus dilakukan. Apalagi Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PU-PR sedang memperbaiki Jalinsum di lokasi longsor, ditutup hanya dua sampai tiga jam saja,” kata M Iqbal kepada Okezone, Selasa (14/11/2017).

Meskipun nantinya sisa longsoran telah dibersihkan, pihaknya akan tetap mengalihkan jalur lintasan kendaraan. Di Pal XI, Angkola Timur telah dibuat rambu pengalihan jalur lalu lintas. Dimana, kendaraan dari Padangsidimpuan menuju Medan, khususnya roda enam ke atas, dialihkan ke jalur Gunungtua-Rantau Prapat dan belum diperbolehkan melalui jalur Sipirok.

"Untuk kendaraan kecil atau roda empat, juga telah imbau agar melintasi jalur Sipirok-Simpang Tandosan-Pangaribuan menuju Tarutung atau Siborongborong. Karena di Tarutung, Polres Taput juga sudah membuat imbauan yang sama," jelasnya.

Pantauan Okezone di lokasi, badan jalan masih tersisa separoh dan bisa untuk dilintasi, tetapi kondisinya sudah retak-retak. Ditambah bukit di sebelah jalan juga rawan longsor. Maka, para pengguna jalan di imbau berinisiatif mengalihkan jalur pengendara.

Di tempat terpisah, Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu menambahkan, Jalinsum longsor ini telah ditetapkan sebagai bencana alam di daerah kabupaten yang ia pimpin.

"Sudah dilaporkan ke pemerintah, termasuk ke Kementerian PU-PR. Penanganannya akan dilakukan secepat mungkin" ungkap Syahrul.

Mengingat jalur tersebut sangat vital di wilayah itu, PPK 09 Sipirok Cs Balai Pelaksana Jalan Nasional Agus Suhendro yang juga ikut meninjau rombongan Bupati Tapsel, target perbaikan Jalinsum paling lambat tiga bulan.

Jenis pekerjaan yang dilakukan adalah berupa pelebaran jalan dengan cara pemotongan (cutting) bukit yang ada disini tebing atau bukit.

"Kemudian, pembangunan dek penahan berupa bronjong dan dek beton mulai dari dasar jurang yang longsor, panjangnya 50 meter, lebar 3 meter dan ketinggian mencapai 15 meter,” pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini