Image

Ngaku PNS, Pria Paruh Baya Tipu Pedagang Ayam

Ade Putra, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 01:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 14 340 1814123 ngaku-pns-pria-paruh-baya-tipu-pedagang-ayam-m8MWYTOiut.jpg foto: Illustrasi Okezone

PONTIANAK - Beragam cara yang dilakukan pelaku penipuan agar calon korban percaya. Salah satunya dengan mengenakan seragam dan mengaku sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Seperti yang dilakukan M Taher alias Supriadi, warga Jalan Raya, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar.

Pria 43 tahun itu mengaku sebagai PNS di lingkungan Pemkab Kubu Raya. Setiap kali beraksi menipu calon korban, dia selalu mengenakan seragam PNS. Lebih dari sepasang seragam yang ia miliki. Kini Taher diamankan Polsek Pontianak Timur, Selasa (14/11/2017) siang, berkat laporan korban atas nama Maman Firdaus (26).

Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Abdul Hafidz menjelaskan, Maman telah ditipu Supriadi sebesar Rp2 juta. Kejadian bermula, Kamis, 5 Oktober 2017 sekira pukul 16.00 Wib, pelaku mendatangi korban di salah satu warung kopi di Jalan Panglima Aim, Pontianak Timur.

Dengan memakai seragam dan mengaku sebagai PNS di Kantor Bupati Kubu Raya, pelaku menawarkan 800 ekor ayam kepada korban. Lokasi kandang ayam disebutkan berada di Jalan Tani.

Pelaku meminta uang muka kepada korban sejumlah Rp2 juta. Karena yakin dengan seragamnya, korban langsung memberikan uang itu kepada pelaku.

"Beberapa saat setelah uang diterima pelaku, kemudian nomor kontak pelaku tidak bisa dihubungi. Sehingga korban mengalami kerugian langsung melaporkan ke kita," jelas Hafidz.

Setelah adanya laporan, anggota Reskrim Polsek Pontianak Timur langsung melakukan serangkaian penyelidikan.

"Kita temukan pelaku di salah satu warung kawasan Saigon sedang menawarkan tabung gas kepada calon korban lain. Saat itu pelaku mengenakan pakaian PNS warna hijau," tutur Hafidz.

Setelah diinterogasi, pelaku mengaku bukan seorang PNS. "Pelaku mengaku memakai seragam PNS hanya untuk meyakinkan calon korbannya," papar Hafidz.

Pelaku kemudian diamankan. Sebelum dibawa ke Mapolsek, dilakukan penggeledahan di rumahnya. "Di rumah pelaku, ditemukan lagi sepasang pakaian PNS yang diduga sering digunakan untuk mengelabui para korban," ucap Hafidz.

Pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek. Setelah bukti cukup kuat, pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

"Saat ini dia masih diperiksa lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan ada korban atau tersangka lain. Pelaku kita jerat Pasal 378 KUHPidana," tegas Hafidz.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini