Image

Ridwan Kamil Cuek Picu Mesin Partai Golkar Jabar Tak Bekerja Maksimal

Oris Riswan, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 23:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 14 525 1814131 ridwan-kamil-cuek-picu-mesin-partai-golkar-jabar-tak-bekerja-maksimal-obsYwCb2I0.jpg Ridwan Kamil berikan sambutan dalam acara deklarasi DPP Golkar soal Pilgub Jabar. Foto Okezone/Bayu Septianto

BANDUNG - Ketua Badan Pengendali Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Golkar Jawa Barat M.Q. Iswara menyesalkan sikap Ridwan Kamil yang tak kunjung menjalin komunikasi dengan pengurus dan kader Golkar Jawa Barat.

Sejak menerima surat keputusan (SK) pengusungan sebagai cagub oleh DPP Partai Golkar, tidak sekalipun pria yang akrab disapa Emil itu berkomunikasi dengan pengurus dan kader Golkar Jawa Barat. Padahal, idealnya ia menjalin komunikasi intensif dengan Golkar.

"Belum pernah (ada komunikasi dengan pengurus dan kader Golkar Jawa Barat), belum ada komunikasi sama sekali, ini yang membuat resah kader," kata Iswara di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (14/11/2017).

Baca: Golkar Jabar Nilai Ridwan Kamil Belum Punya Itikad Baik Rangkul Kader

Menurutnya, dalam kondisi menjelang Pilgub Jawa Barat, komunikasi harusnya terjalin dengan baik antara Emil dan Golkar. Tapi, faktanya itu tidak terjadi hingga hari ini.

"Tentunya dalam situasi yang sangat dinamis ini, kan intensitas komunikasi dan kualitas komunikasi itu menjadi sangat penting," ucapnya.

"Jadi, kami menyayangkan. Jangankan kualitas komunikasi, intensitas komunikasi saja tidak terjadi," sesal Iswara.

Jika Emil tetap cuek seperti sekarang, kader Golkar menurutnya akan dilanda keresahan. Apalagi, mayoritas kader Golkar selama ini lebih mendukung Dedi Mulyadi untuk menjadi cagub.

Mesin politik Partai Golkar pun diyakini akan terpengaruh jika sikap cuek Emil berkepanjangan. Mereka diprediksi tidak akan bekerja maksimal dalam upaya pemenangan di pilgub nanti.

"Kader di seluruh kabupaten/kota, di kecamatan, di desa, mereka bertanya. Kondisi itu akan terus terjadi (selama Emil tidak berkomunikasi), itu akan membuat mesin partai tidak bekerja maksimal pada saatnya nanti. Itu juga kekhawatiran kita semua," jelas Iswara.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini