Image

Wow! Mahasiswa Gunakan Biji Asam Jawa untuk Olah Limbah Logam Emas

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 16:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 14 65 1813885 wow-mahasiswa-gunakan-biji-asam-jawa-untuk-olah-limbah-logam-emas-zrcO4YUfWh.png Foto: Dok IPB

BOGOR - Penambangan emas memang memberikan keuntungan yang tinggi tetapi di sisi lain limbah yang dihasilkannya pun mampu merusak lingkungan dengan logam berat yang dikandungnya.

Pengolahan limbah merupakan hal yang wajib dilakukan oleh pihak penambang. Berbagai metode pengolahan air limbah pun kini terus diteliti untuk menentukan metode terbaik mengolah air tersebut.

Seorang mahasiswi dari Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan Institut Pertanian Bogor (IPB), Rofi’ul Hidayah berinisiasi menggunakan biji asam jawa untuk mereduksi kandungan logam berat pada air limbah penambangan emas tradisional.

Di bawah bimbingan Dr. Ir. Hefni Effendi, M. Phil dan Dr. Ir. Sigid Hariyadi, M.Sc, Rofi’ul Hidayah mencoba mengolah air limbah tambang emas tradisional dengan metode koagulasi (penggumpalan).

"Dalam metode ini, serbuk biji asam Jawa ditambahkan ke dalam air limbah kemudian ekstrak asam jawa akan memerangkap senyawa berbahaya dan logam berat di dalam gumpalan-gumpalan mikroskopis (flok)," katanya, Selasa (14/11/2017).

Flok kemudian diendapkan dan logam berat yang terkandung di dalam air akan ikut mengendap. Endapan yang mengandung logam berat kemudian dipisahkan dan air yang telah diolah akan mengalami penurunan kadar logam berat.

Hasilnya, penggunaan biji asam jawa dengan dosis 0,3 g/L bisa menurunkan kandungan logam berat merkuri sebanyak 93,09 persen dan menurunkan Chemical Oxygen Demand (COD) 76,74 persen. Penggunaan dengan dosis 0,4 g/L juga mampu menurunkan padatan terlarut sebesar 96,95 persen.

"Diharapkan logam berat dan lainnya dalam limbah air tambang emas dapat dikurangi secara drastis. Biaya pengolahan dapat ditekan dengan memanfaatkan bahan alami yang ramah lingkungan," pungkasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini