Image

Konsisten Terapkan Ekonomi Pancasila, Megawati Kembali Terima Gelar DHC di Korea Selatan

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 19:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 15 337 1814678 konsisten-terapkan-ekonomi-pancasila-megawati-soekarnoputri-kembali-terima-gelar-dhc-di-korea-selatan-WC44h26Jin.jpg Megawati saat berada di Korea Selatan (foto: Ist)

JAKARTA - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, besok akan kembali menerima gelar Doktor Honoris Causa (DHC) dari salah satu universitas terbaik di Korea Selatan (Korsel). Gelar doktor kehormatan untuk Megawati kali ini diberikan oleh Universitas Nasional Mokpo (Mokpo National University).

Ketua DPP PDI Perjuangan, Rokhmin Dahuri, yang menemani perjalanan Megawati ke Korsel mengatakan, pemberian DHC ini berawal dari komunikasi dengan pimpinan universitas pada Mei lalu.

"Pada akhir Mei tahun ini, Presiden of Mokpo National University dan Ketua Senat Guru Besarnya menghubungi saya, bahwa Mokpo National University bermaksud untuk memberikan gelar doktor honoris causa kepada Ibu Megawati Soekarnoputri di bidang ekonomi," ujar Rokhmin di Mokpo, Korsel, Rabu (15/11/2017).

Pihak universitas, kata Rokhmin, memberikan gelar DHC kepada Megawati karena Ketua Umum PDI Perjuangan ini konsisten memperjuangkan paradigma Ekonomi Pancasila.

"Sejak sebagai anggota DPR di tahun 1990-an, Wapres, Presiden, dan Ketum PDI Perjuangan sampai sekarang beliau secara konsisten memperjuangkan paradigma Ekonomi Pancasila supaya diimplementasikan untuk menggantikan sistem paradigma ekonomi kapitalisme," kata Rokhmin mengulangi keterangan universitas.

Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB ini mengatakan, Megawati sangat yakin bila Ekonomi Pancasila diterapkan, maka Trisakti akan terwujud bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di negara-negara lain yang mengimplementasikannya.

"Trisakti berarti (1) Berdaulat di bidang politik, (2) mandiri (maju dan adil-makmur) di bidang ekonomi, dan (3) berkepribadian di bidang budaya, tidak meniru asal jiplak kebudayaan bangsa- bangsa lain," papar Rokhmin.

"Selain itu, Ekonomi Pancasila akan mewujudkan dunia yang lebih berkeadilan, sejahtera, dan damai karena, Ekonomi Pancasila bersifat inklusif, tidak hedonistik dan tidak serakah," ujar Rokhmin lagi, yang merupakan Dubes Kehormatan Jeju Islands, Korsel.

Rokhmin menjelaskan, Universitas Nasional Mokpo telah mengakui Ekonomi Pancasila sangat relevan sebagai alternatif pengganti sistem ekonomi kapitalis yang semakin hari hanya menghasilkan dunia dengan ketimpangan sosial ekonomi yang makin lebar, kerusakan lingkungan yang mengancam kapasitas keberlanjutan ekosistem bumi itu sendiri.

"Dan kehidupan umat manusia yang semakin mencekam, seperti narkoba, gangguan jiwa, perang saudara, gelombang migrasi, dan lainnya," ujar Rokhmin.

Untuk diketahui, Universitas Nasional Mokpo adalah salah satu perguruan tinggi terbaik di Korsel dengan pola ilmiah pokok (core competence) di bidang Ekonomi Maritim dan Teknik Perkapalan.

Universitas ini juga telah difasilitasi oleh Megawati untuk bekerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

"Kedua kampus ini akan melakukan penandatanganan MoU sebelum orasi ilmiah Ibu Megawati besok sore," kata Rokhmin.

Gelar DHC untuk Megawati dari Universitas Nasional Mokpo ini akan menjadi yang ke-6. Sebelumnya, Megawati pernah mendapatkan gelar doktor kehormatan dari Universitas Waseda, Tokyo, Jepang; Korea Maritime and Ocean University, Busan, Korsel; Moscow State Institute of International Relation, Rusia; Universitas Padjadjaran; dan Universitas Negeri Padang.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini