Image

Partai Idaman Bisa Lolos ke Pemilu 2019, Rhoma Irama Bersyukur

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 22:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 15 337 1814792 partai-idaman-bisa-lolos-ke-pemilu-2019-rhoma-irama-bersyukur-8Aq4h2IxKT.jpg

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengabulkan gugatan dugaan pelanggaran administrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam proses pendaftaran calon peserta Pemilu 2019 yang diajukan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Idaman dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Dalam putusannya, Bawaslu menyebutkan bahwa KPU telah melanggar administrasi tentang tata cara dan prosedur pendaftaran partai politik sebagai peserta Pemilu 2019.

Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama mengaku bersyukur atas keputusan Bawaslu ini. Ia meminta penyelenggara pemilu beserta stakeholder lainnya dapat mewujudkan pesta demokrasi secara jujur, adil, bermartabat dan tidak diskriminatif ke depannya.

"Kami mohon dengan sangat hormat kepada KPU, Bawaslu dan pemerintah agar kita wujudkan pemilu yang jujur, adil, bermartabat dan tidak diskriminatif, sehingga demokrasi di negara kita bisa lebih maju," kata Rhoma di Gedung Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2017) malam.

(Baca Juga: Bawaslu Kabulkan Gugatan, Partai Idaman, PKPI dan PBB Lolos ke Pemilu 2019)

Raja dangdut yang akrab disapa Bang Haji ini mengapresiasi kerja keras jajarannya hingga akhirnya berhasil memenangkan gugatan terhadap KPU. Lebih lanjut, Rhoma juga memastikan kader Partai Idaman masih solid hingga saat ini. Pasalnya, harapan untuk lolos sebagai peserta Pemilu 2019 kembali terbuka.

"Kita sampai saat ini masih solid maka setelah diterima (gugagatannya) alhamdulillah teman-teman Partai Idaman di seluruh Indonesia masih ada harapan," terangnya.

Sebelumnya, dalam sidang pembacaan putusan yang diajukan PKPI Kubu Hendropriyono, PBB dan Partai Idaman, Bawaslu menyatakan bahwa KPU telah melanggar administrasi tentang tata cara dan prosedur pendaftaran partai politik sebagai peserta Pemilu 2019.

"Memerintahkan KPU memperbaiki tata cara dan prosedur pendaftaran dengan menerima dokumen pendaftaran sesuai ketentuan Pasal 176 Ayat 1 Undang-Undang Pemilu," kata Ketua Bawaslu yang juga Ketua Majelis Sidang, Abhan saat membacakan putusan.

Bawaslu juga meminta KPU melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen persyaratan pendaftaran ketiga parpol tersebut secara fisik. Adapun tenggat waktu yang diberikan Bawaslu kepada KPU untuk menjalankan hal ini paling lambat tiga hari sejak keputusan dibacakan.

"Memerintahkan kepada KPU untuk melaksanakan keputusan ini paling lambat tiga hari sejak pembacaan keputusan," ujar Abhan.

Sidang pembacaan putusan untuk tujuh parpol lainnya hingga saat ini masih berlangsung. Ketujuh parpol tersebut yakni PKPI Kubu Haris Sudarno, PPPI , Partai Republik, Partai Rakyat, Parsindo, PIKA, Partai Bhinneka. Mayoritas parpol mempermasalahkan Sipol KPU.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini