Image

Menangkan Gugatan di Bawaslu, Yusril: Dokumen PBB Memang Sudah Lengkap

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 22:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 15 337 1814795 menangkan-gugatan-di-bawaslu-yusril-dokumen-pbb-memang-sudah-lengkap-SZetL7YW99.jpg Yusril Ihza Mahendra (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengabulkan gugatan dugaan pelanggaran administrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam proses pendaftaran calon peserta Pemilu 2019 yang diajukan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Idaman dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Dalam putusannya, Bawaslu menyebutkan bahwa KPU telah melanggar administrasi tentang tata cara dan prosedur pendaftaran partai politik sebagai peserta Pemilu 2019.

Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra mengatakan Bawaslu jelas menyebutkan Sipol terdapat banyak masalah dan tidak dapat dijadikan sebagai syarat parpol untuk ikut Pemilu 2019.

"Tapi Sipol itu hanyalah alat bantu untuk efektifitas administrasi pendaftaran pemilu dan keputusan," kata Yusril di Gedung Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2017) malam.

(Baca Juga: Bawaslu Kabulkan Gugatan, Partai Idaman, PKPI dan PBB Lolos ke Pemilu 2019)

Pakar hukum tata negara itu menuturkan, Bawaslu juga memerintahkan KPU dalam waktu tiga hari sejak dibacakannya putusan untuk meneliti ulang seluruh dokumen yang sudah diserahkan PBB secara fisik untuk diputuskan apakah dokumen tersebut sudah memenuhi persyatan atau tidak.

"Jadi pada akhirnya finalisasi dari persidangan Bawaslu ini dikembalikan lagi pada KPU untuk melakukan pengecekan ulang terhadap semua dokumen yang diserahkan. PBB sudah menyerahkan (berkas dari) 34 provinsi, 546 kabupaten kota dan 5.000 kecamatan semua sudah di kopi aslinya, sudah dikasih materai dan sudah diserahkan pada Bawaslu. Dan Bawaslu sudah cek semua itu memang lengkap," ujar Yusril.

"Jadi dia (Bawaslu) hanya perintahkan untuk sekali lagi di cek oleh KPU waktu 3 hari ini KPU harus sudah putuskan apakah dokumen PBB itu sudah lengkap atau tidak. Kalau sudah lengkap ya harus di loloskan, kalo tidak ya tidak," sambungnya.

Yusril mengklaim partainya paling lengkap dalam mengumpulkan dokumen ke KPU ketimbang partai lainnya. "Dengan demikian ya kita tunggu saja KPU melaksanakan keputusan ini dalam waktu 3 hari. Dan bagi kami tidak ada persoalan apapun," imbuhnya.

(Baca Juga: Partai Idaman Bisa Lolos ke Pemilu 2019, Rhoma Irama Bersyukur)

Sebelumnya, dalam sidang pembacaan putusan yang diajukan PKPI Kubu Hendropriyono, PBB dan Partai Idaman, Bawaslu menyatakan bahwa KPU telah melanggar administrasi tentang tata cara dan prosedur pendaftaran partai politik sebagai peserta Pemilu 2019.

"Memerintahkan KPU memperbaiki tata cara dan prosedur pendaftaran dengan menerima dokumen pendaftaran sesuai ketentuan Pasal 176 Ayat 1 Undang-Undang Pemilu," kata Ketua Bawaslu yang juga Ketua Majelis Sidang, Abhan saat membacakan putusan.

Bawaslu juga meminta KPU melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen persyaratan pendaftaran ketiga parpol tersebut secara fisik. Adapun tenggat waktu yang diberikan Bawaslu kepada KPU untuk menjalankan hal ini paling lambat tiga hari sejak keputusan dibacakan.

"Memerintahkan kepada KPU untuk melaksanakan keputusan ini paling lambat tiga hari sejak pembacaan keputusan," ujar Abhan.

Sidang pembacaan putusan untuk tujuh parpol lainnya hingga saat ini masih berlangsung. Ketujuh parpol tersebut yakni PKPI Kubu Haris Sudarno, PPPI , Partai Republik, Partai Rakyat, Parsindo, PIKA, Partai Bhinneka. Mayoritas parpol mempermasalahkan Sipol KPU.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini