Image

Kasus Mayat Kampung Rambutan, Polisi: Motif Sementara Pelaku Terbakar Cemburu

Muhammad Iqbal, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 15:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 15 338 1814482 kasus-mayat-kampung-rambutan-polisi-motif-sementara-pelaku-terbakar-cemburu-ZSqoQRPo9I.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Polisi masih mendalami kasus pembunuhan mayat Imam Maulana (19) yang diduga dibunuh rekan kerjanya, BD. Diduga motif sementara kasus pembunuhan yang mayatnya dibuang ke Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur itu adalah karena pelaku terbakar cemburu.

Menurut Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Hendy F Kurniawan, Imam dengan BD ditenggarai merupakan pasangan sesama jenis.

Di mana, BD merasa cemburu karena Imam menjalin hubungan dengan seorang wanita asal Bandung, hingga keduanya cekcok hingga berujung pembunuhan.

"Motif sementara BD tega membunuh Imam karena diduga cemburu Imam punya hubungan dengan seorang wanita asal Bandung. Setidaknya selama satu hari jasad Imam sengaja dibiarkan terbungkus di sana," kata Hendy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/11/2017).

(Baca Juga: Kasus Mayat di Kampung Rambutan, Korban Sempat Adu Jotos dengan Pelaku)

Imam dibunuh BD pada hari Minggu 12 November 2017 sekira pukul 00.00 WIB di Clean House laundry yang ada di Ruko Citra Grand Cibubur, Bekasi. Tempat itu merupakan lokasi keduanya bekerja.

Di sana, korban dicekik, ditendang pada bagian kemaluannya, membenturkan kepala korban ke pinggir tangga lantai hingga tewas. Usai tewas, korban dibungkus memakai plastik laundry, plastik tebal, kemudian karpet, dan diikat dengan tali jemuran.

"Pelaku selanjutnya menyimpan mayat korban di sudut bagian tengah ruangan, ditutupi dengan baju-baju laundry," ucapnya.

Selanjutnya, pada Selasa 14 November 2017 sekira pukul 02.00 WIB, BD baru membuang jenazah Imam. Dia membuang jenazah yang sudah dibungkus itu ke dekat salah satu toilet umum di Terminal Kampung Rambutan.

Dia menitipkan bungkusan berisi mayat Imam pada seseorang pedagang disana. Tapi, pedagang yang curiga karena BD tak kunjung kembali mengambil bungkusan itu akhirnya melaporkan temuan itu ke pos polisi di sana.

Sekira pukul 15.30 WIB, petugas dari Polres Jakarta Timur yang ke lokasi pun membongkar bungkusan dan mendapati kalau isi bungkusan tersebut adalah jenazah Imam. "Pada hari Selasa membuang mayat di dekat toilet Terminal Kampug Rambutan," katanya.

(Baca Juga: Polisi Tangkap Pembunuh Pria yang Mayatnya Dibuang di Terminal Kampung Rambutan)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini